Berita

DAGING WAGYU/IST

Hadir di Jakarta Wagyu Halal dari Jepang

KAMIS, 22 JANUARI 2015 | 15:06 WIB

RMOLJakarta. Wagyu merupakan daging sapi asal Jepang dengan kualitas terbaik yang terkadang masih diragukan kehalalannya. Wagyu yang otentik memiliki aroma yang khas yang manis dan gurih saat dimasak. Daging ini memiliki tekstur yang lembut dan halus, serta memiliki titik leleh yang rendah sehingga menghasilkan sensasi rasa lumer di mulut. Kelezatan Wagyu inilah yang membuat banyak penggemar daging begitu meminati daging Wagyu.

Namun kini penggemar Wagyu bisa bernafas lega, karena Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan sertifikat halal pada Rumah Pemotongan Hewan (RPH) yang memproduksi Wagyu, Zenkai Meat, di Kumamoto Jepang pada bulan Desember lalu.

Direktur Utama  PT Berdikari (Persero) Librato El Arif, mengatakan bahwa sertifikasi halal ini dilakukan berawal dari kekhawatirannya atas kehalalan daging Wagyu yang beredar di Indonesia.


Untuk itu Berdikari bekerja sama dengan Healthy Halal Food Indonesia dan MUI melakukan sertifikasi halal terhadap perusahaan rumah potong hewan di Jepang tersebut,” ujarnya pada launching "Wagyu The Japanese Beef" yang diselenggarakan oleh Japan External Trade Organization (JETRO) di Grand Ball Room Hotel Intercontinental, Jakarta.

Daging Wagyu memiliki tekstur lembut, sangat empuk dan juicy dikarenakan perawatannya yang berbeda. Kini untuk memenuhi kebutuhan atas daging Wagyu asli jepang yang telah memiliki sertifikasi halal, masyarakat dapat membeli di berbagai jaringan meatshop Berdikari seperti di Mastro dan Restoran Meat Me di berbagai daerah di Jakarta,” ujar Arif.

Selain melakukan sertifikasi halal terhadap RPH, ke depannya Berdikari juga akan bekerja sama mengenai tata cara pemeliharaan sapi Wagyu di Jepang supaya dapat diterapkan di Indonesia.

Memang untuk Wagyu, Indonesia lebih cocok belajar dari Jepang dibanding Negara lain, saat ini di Zenkai Meat kita juga telah menempatkan tenaga pemotongan asal Indonesia” tandas Arif yang pada saat itu didampingi oleh Dody Wahyudi Kepala Divisi (Kadiv) produk Daging dan olahan PT Berdikari.

Sertifikasi halal yang diberikan oleh MUI memang bukan merupakan hal yang mudah, karena butuh proses yang lumayan lama. Kini daging Wagyu sudah bisa dinikmati oleh para penggemarnya di Indonesia. Dan MUI pun sudah menyatakan daging sapi dari Peternakan Zenkai di daerah Kumamoto halal pada 2012. Baru di daerah itu saja yang kita pantau. Namum masih ada karantina kesehatan dan lain-lain," ungkap Lukmanul Hakim, Direktur Lembaga Pengkajian Pangan, Obat dan Kosmetik (LPPOM) MUI.

Lukman juga menambahkan ke depannya pihak MUI akan terus mengawal dan mengawasi RPH Zenkai Meat tersebut. Tidak hanya itu, kerja sama pemerintah Indonesia dan Jepang diwarnai dengan sistem barter.  Jepang akan mengirim daging sapi Wagyu ke Indonesia sebaliknya Indonesia akan mengekspor daging ayam olahan ke Jepang.

Chief Executive Officer (CEO) dari RPH Zenkai Meat Kumamoto Jepang. Hatta mengatakan, bahwa ia sudah memperhatikan selama delapan tahun warga muslim di sana tidak dapat memakan daging Wagyu karena dianggap tidak halal.

Karena itu kami usahakan dan bekerja sama dengan pemerintahan Indonesia supaya melakukan sertifikasi halal dan semuanya dapat tercapai, kami berharap masyarakat Indonesia dapat mengonsumsi daging sapi halal Jepang.” ujar Hatta.

Hal senada diungkapkan oleh Gubernur Kumamoto, Ikuo Kabashima, dirinya merasa bangga bisa memperkenalkan Wagyu asal Kumamoto yang berkualitas tinggi, dikarenakan sistem pemeliharaan yang sangat istimewa. Sapi Kumamoto selalu meminum air mineral dan pakan berkualitas tinggi," ujar Kabashima. [andhika tirta saputra/sim/jkt/arp]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya