Berita

Olahraga

JELANG KP PSSI

Bernhard Limbong Balikin Form di Hari Terakhir

RABU, 21 JANUARI 2015 | 21:16 WIB | LAPORAN:

PSSI selamanya menjadi magnet yang menarik banyak kalangan untuk mengerumuninya. Terbukti sudah lebih dari empat kandidat yang mencalonkan diri menjadi Ketua Umum PSSI periode 2015-2019 melalui Kongres Pemilihan (KP) pada 18 April mendatang di Surabaya, Jatim.             

Menyambut KP di Surabaya itu, terberitakan, sejumlah tokoh sepakbola nasional telah mengajukan 'kesediaannya' untuk menjadi pengurus untuk periode mendatang itu. Untuk itu, mereka harus mengikuti mekanisme yang ditetapkan. Yakni, melalui proses lamaran dengan mengisi formulir pendaftaran dan kemudian mengembalikannya kepada KP yang diketuai oleh Dhimam Abror Djuraid.       

Di antara beberapa tokoh sepakbola nasional yang telah mengembalikan formulir pendaftarannya adalah Djohar Arifin Husin, La Nyalla Mahmud Mattalitti, Ferry Paulus, dan Bernhard Limbong. Nama yang disebut terakhir, Bernhard Limbong, baru mengembalikan formulir kesediaannya untuk menjadi Ketua Umum PSSI 2015-2019 pada Rabu (21/1) siang, yang menjadi hari terakhir untuk pengembalian pendaftaran. 
        

        
Formulir pencalonan Bernhard Limbong disampaikan oleh Faisal Yusuf, salah satu anggota tim suksesnya. Bernhard Limbong sendiri kemudian baru menemui wartawan untuk memberikan penjelasannya di Hotel Paragon, Jakarta Pusat.

"Saya mencalonkan diri menjadi pengurus PSSI karena saya sangat siap," ujar mantan anggota Exco PSSI kepengurusan 2007-2011 itu.

Limbong juga menyatakan, ia telah bertemu dengan Nirwan Dermawan Bakrie, salah satu tokoh sepakbola nasional yang diseganinya. "Saya juga bersedia masuk ke PSSI lagi karena desakan teman-teman," katanya.

Bernhard Limbong menegaskan, dia hanya menghendaki jabatan ketua umum, bukan wakil ketua atau anggota Komite Eksekutive (Exco) PSSI 2015-2019.    
     
"Nggak. Saya hanya mau jadi Ketua, itu sesuai dengan formulir (pendaftaran) yang kita kembalikan," ungkap mantan anggota Exco PSSI 2007-2011 itu.  
           
"Saya menginginkan pemilihan yang demokratis dan proporsional," tegas Limbong, mantan Ketua Puskopad itu. 

Limbong, yang dicalonkan oleh beberapa pemilik suara itu, juga menegaskan, komunitas sepakbola nasional seyogyanya semakin bersatu dan tidak perlu mencari-cari kesalahan. Untuk itu, ia juga menyerukan islah untuk persepakbolaan nasional.

"Saya tak suka kalau kita terus mencari-cari kesalahan. Kita semua harus semakin bersatu," katanya.[wid]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

UPDATE

Mengenal Bupati Rejang Lebong M Fikri yang Baru Terjaring OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:15

Keterbukaan Informasi Bagian Penting Pelayanan Publik

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:03

Wajah Buruk AS Tak Bisa Lagi Dipoles sebagai Polisi Dunia

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:02

Bupati Rejang Lebong M Fikri Thobari Dibawa ke Jakarta Usai OTT Pagi Ini

Selasa, 10 Maret 2026 | 05:55

Seret ke Pengadilan Pelaku Pengeboman Ratusan Anak Perempuan di Iran

Selasa, 10 Maret 2026 | 05:39

Bupati Rejang Lebong M Fikri Thobari Kena OTT KPK

Selasa, 10 Maret 2026 | 05:36

Secara Ekonomi AS Babak Belur Gegara Serang Iran

Selasa, 10 Maret 2026 | 05:28

Iran Tak akan Negosiasi dengan AS-Israel Lewat Diplomasi

Selasa, 10 Maret 2026 | 05:24

Fokus Merawat Stabilitas di Tengah Gejolak Harga Minyak Dunia

Selasa, 10 Maret 2026 | 05:18

APBN di Tepi Jurang, Kinerja Purbaya Mulai Dipertanyakan

Selasa, 10 Maret 2026 | 04:42

Selengkapnya