Berita

imam nachrowi/net

Olahraga

Menpora, Sebaiknya Bangun Infrastruktur daripada Obok-obok PSSI

SENIN, 19 JANUARI 2015 | 18:55 WIB | LAPORAN:

Mantan Ketua Komite Hubungan Luar Negeri  PSSI, Dali Tahir menilai pembentukan Tim 9 merupakan tindakan yang bisa membahayakan sepakbola Indonesia.

"Karena FIFA dalam statutanya tidak membenarkan adanya intervensi dari luar apalagi dari pemerintah. Beberapa negara bahkan sudah di-suspend gara-gara intervensi dari pemerintah," ujar Dali di Jakarta, Senin (19/1).

Campur tangan pemerintah menurut dia, justru tidak akan memperbaiki sepakbola Indonesia. Sebaliknya akan memperburuk. Seharusnya sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nachrawi bersikap lebih arif dan bijaksana dengan mempelajari dulu apa yang sebetulnya terjadi di sepakbola Indonesia.


"Kalau saya sebagai menteri memanggil dulu pengurus yang bersangkutan. Atau minta masukan dari banyak pihak terutama tokoh-tokoh yang memahami sepakbola seperti Agum Gumelar, Azwar Anas dan Sutiyoso. Bila perlu minta masukan dari FIFA. Jangan hantam kromo begini," jelasnya.

Dali yang pernah ditunjuk sebagai Chairman Brisbane Roar menyebut, sepertinya Menpora memang tidak ingin memahami kondisi sepakbola Indonesia secara menyeluruh. "Kalau ingin memahami pasti beliau panggil orang-orang yang memahami soal sepakbola, kalau sekarang kan tidak," tambahnya.

Ironisnya, orang-orang yang duduk sebagai anggota tim 9 justru banyak dari orang luar yang tidak mengetahui seluk beluk di persepakbolaan Indonesia. Padahal PSSI memiliki aturan sendiri sebagai anggota FIFA. "Kalau boleh saya bilang orang-orang yang masuk dalam tim 9 nol soal sepakbola," cetus Dali yang juga pernah menduduki jabatan penting di AFC ataupun FIFA.

Yang mengherankannyaq justru PSSI seperti kehilangan akal dengan membentuk tim Ad Hoc juga untuk menghadapi tim 9. "Ini sudah salah kaprah," ujarnya lagi.

Seorang menteri olahraga harusnya lebih memikirkan untuk membangun infrastruktur olahraga ketimbang mengobok-obok PSSI. Dalil mengingatkan, banyak cabang olahraga yang kurang memiliki tempat latihan. Begitu pula dengan sepakbola, masih minimnya stadion yang memadai. "Ini yang seharusnya dipikirkan," tegasnya.

Dikatakan, Menpora seharusnya mencontoh apa yang pernah dilakukan Australia. Australia pernah terpuruk olahraganya di Olimpiade tapi setelah mereka mendirikan semacam institut yang merekrut anak-anak yang berbakat di bidang olahraga dan ditampung dididik secara ilmiah. Akhirnya lima tahun setelah itu mereka bisa berbicara di Olimpiade. "Jangan mengorek-ngorek cabang olahraga  yang justru akan merusak cabor itu. Saya yakin jika Menpora bekerja sesuai dengan jalurnya olahraga kita akan maju," pungkasnya.[wid]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya