Berita

Politik

SOSOK WATIMPRES

Rusdi Kirana, Bos Maskapai Penerbangan yang Terjun ke Politik

SENIN, 19 JANUARI 2015 | 15:47 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Salah satu sosok yang dilantik menjadi anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres) oleh Presiden Joko Widodo siang tadi (Senin, 19/1) adalah Rusdi Kirana.

CEO Lion Air Group yang mulai masuk ke bidang politik melalui Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sejak 12 Januari 2014 itu dikenal sebagai sosok pebisnis ternama. Ia memulai bisnis di dunia penerbangan pada Oktober 1999 dengan mengusung penerbangan berbiaya rendah atau low cost carrier agar semua orang bisa menikmati transportasi udara.

Dengan modal awal sekitar 10 juta dolar AS, pria kelahiran 17 Agustua 1966 itu mampu membawa Lior Air berkembang. Maskapai tersebut kini diketahui memiliki 24 armada pesawat yang melayani pernerbangan di 36 kota besar di Indonesia dan sejumlah penerbangan internasional seperti ke Singapura, Penang, Kuala Lumpur, Ho Chi Minh dan Seoul.


Sementara itu, dari segi antusiasme penumpang, Lion Air disebut-sebut telah berhasis menguasai 40 persen dari seluruh segmen pasar dengan sekitar 600 ribu penumpang lebih setiap bulannya.

Dalam dunia politik, kendati baru mulai berkecimpung setahun terakhir, Rusdi berhasil menduduki jabatan sebagai Wakil Ketua Umum PKB.

Saat ini, ia mengemban tugas baru sebagai Watimpres bersama sembilan tokoh lainnya yakni Sidarto Danusubrata, Suharso Monoarfa, Jan Darmadi, Yusuf Kartanegara, Subagyo HS, Malik Fadjar, Sri Adiningsih, dan Hasyim Muzadi. Rusdi sendiri mengaku siap melepas semua jabatan yang diembannya saat ini untuk bisa fokus bekerja membantu Presiden Joko Widodo. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya