Berita

Rio Patrice Capella/net

Nasdem: Sikap Pemerintah Brazil dan Belanda Patut Dihargai

SENIN, 19 JANUARI 2015 | 11:52 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. Sikap pemerintah Brazil dan Belanda yang menarik Duta Besar dari Indonesia pasca eksekusi mati warga negara mereka yang merupakan terpidana mati kasus narkoba, patut dihargai selama mereka juga menghormati putusan pemerintah Indonesia.

Begitu kata anggota Komisi III dari fraksi Nasdem Rio Patrice Capella saat ditemui di gedung DPR, Senayan, Jakarta (Senin, 19/1). Menurutnya, kedua negara itu berhak untuk protes, tapi tidak bisa mengintervensi putusan pemerintah Indonesia.

"Penetapan hukuman mati juga melalui proses yang panjang. Ketika grasi ditolak, maka eksekusi diakukan. Indonesia juga pernah mengalami soal hukuman mati, kita bisa protes tapi nggak bisa intervensi," jelasnya.


Seharusnya, kata dia, jika Belanda dan Brasil tidak mau hukuman mati dijatuhkan kepada warga negara mereka, maka keberatan itu harus disampaikan sejak jauh hari. Bukan kemudian saat menit terakhir eksekusi baru menarik duta besar.

Labih lanjut, sekjen DPP Partai Nasdem berkeyakinan insiden ini tidak akan membuat hubungan bilateral menjadi terganggu.

"Saya pikir nggak akan sampai mengganggu. Sekarang kan hubungan dibentuk saling menguntungkan. Kalau salah satu warga mereka dihukum mati ya karena memang bersalah, saya pikir Brasil dan Belanda memahami langkah-langkah tersebut," tandasnya. [ysa]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya