ilustrasi/net
ilustrasi/net
Massa yang berkumpul di Ibu Kota Niamey marah setelah pemerintah melarang diselenggarakannya pertemuan pemimpin Islam lokal untuk menyikapi terbitnya kembali majalah Charlie Hebdo. Polisi menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa yang berujung terjadinya bentrokan.
"Mereka menyinggung Nabi Muhammad kami. Itulah yang kami tidak suka," kata seorang pengunjuk rasa Amadou Abdoul Ouahab seperti dimuat Reuters.
Populer
Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36
Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00
Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33
Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15
Senin, 01 Juni 2026 | 13:12
Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18
Senin, 25 Mei 2026 | 08:33
UPDATE
Kamis, 04 Juni 2026 | 22:07
Kamis, 04 Juni 2026 | 21:57
Kamis, 04 Juni 2026 | 21:56
Kamis, 04 Juni 2026 | 21:36
Kamis, 04 Juni 2026 | 21:29
Kamis, 04 Juni 2026 | 21:22
Kamis, 04 Juni 2026 | 21:19
Kamis, 04 Juni 2026 | 21:19
Kamis, 04 Juni 2026 | 21:17
Kamis, 04 Juni 2026 | 21:13