Berita

ilustrasi/net

Dunia

Kebebasan Berekspresi Tidak Harus Menghina Agama

MINGGU, 18 JANUARI 2015 | 17:42 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Sedikitnya lima orang tewas dalam unjuk rasa di Nigeria menentang dimuatnya kartun Nabi Muhammad dalam majalah Charlie Hebdo, Sabtu (17/1).

Massa yang berkumpul di Ibu Kota Niamey marah setelah pemerintah melarang diselenggarakannya pertemuan pemimpin Islam lokal untuk menyikapi terbitnya kembali majalah Charlie Hebdo. Polisi menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa yang berujung terjadinya bentrokan.

"Mereka menyinggung Nabi Muhammad kami. Itulah yang kami tidak suka," kata seorang pengunjuk rasa Amadou Abdoul Ouahab seperti dimuat Reuters.


Presiden Mahamadou Issoufou sendiri mengonfirmasikan bahwa lima orang yang semuanya warga sipil menjadi korban tewas dalambentrokan tersebut. Dia menuntut penyelidikan untuk menyeret para pelaku yang harus bertanggung jawab ke meja hijau.

"Bagaimanapun saya juga berbagi solidaritas dengan Muslim yang merasa tersinggung oleh karikatur Nabi Muhammad. Kebebasan berekspresi tidak harus berarti kebebasan untuk menghina keyakinan agama," ujar Issoufou. [why]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Jasa Kiai Kampung

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:26

Waketum MUI Usul Gaji Guru Pesantren di Atas UMR

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:16

Jangan Takut Kritik Pemerintah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:04

Saham BYAN Mencuat, IAW Ingatkan soal Pengawasan Regulator

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:20

Melawan Amplop di Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:08

Program Streamlining Danantara Tak Boleh Identik dengan PHK

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:38

Investor Diajak Terlibat 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:17

Budi Arie Tolak Cabut Analisis Pemilu sebelum 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:02

Jangan Berhenti pada Janji 15 Desember

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:35

Pajak Diduga Bocor Rp5 Triliun, Purbaya Kantongi 40 Nama Perusahaan Baja

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya