Berita

TRAGEDI QZ8501

Tim Penyelam Sudah Mencapai Titik Bangkai AirAsia

MINGGU, 18 JANUARI 2015 | 16:05 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Tim gabungan Angkatan Laut (AL) telah sampai di titik bangkai pesawat Air Asia QZ8501 yang jatuh pada akhir Desember 2014 lalu di perairan Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah.

Penyelaman ini tidak berlangsung lama karena kecepatan arus laut mencapai 3,7 knot. Oleh karena itu, penyelaman di hari ke-22 ini diputuskan ditunda hingga esok hari.
Sebelum meninggalkan lokasi tersebut, tim penyelam tak lupa memberi tanda untuk mempermudah pencarian di hari selanjutnya.

Rencananya, penyelam akan kembali diterjunkan untuk mencapai bangkai pesawat pada esok pagi (Senin, 19/1) mulai pukul 05.30 WIB.

Rencananya, penyelam akan kembali diterjunkan untuk mencapai bangkai pesawat pada esok pagi (Senin, 19/1) mulai pukul 05.30 WIB.

Saat ini, di area pencarian jasad dan bangkai AirAsialokasi kejadian hanya tersisa tiga kapal milik Indonesia yaitu KRI Banda Aceh, KM Sibolga, dan Kapal Geo Survey.

Sementara, dua kapal milik Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok telah ditarik ke negaranya masing-masing.

Seperti diketahui, upaya pengangkatan bangkai pesawat menggunakan opsi pertama, sebagaimana dipaparkan Kepala Badan SAR Nasional F.H.B Soelistyo. Yakni, melibatkan TNI AL seperti pengangkatan ekor, menggunakan crane dan kapal tunda sekaligus ponton, serta mendatangkan balon udara. Untuk penggunaan crane dan kapal tunda, Basarnas akan dibantu penyelam tradisional.[wid]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Merawat Tradisi Intelektual Mahasiswa Lewat Peluncuran Buku Pergerakan

Senin, 06 Juli 2026 | 03:59

Demokrasi Liberal dan Benteng Oligarki

Senin, 06 Juli 2026 | 03:43

ICX Realisasikan Buyback Rp71 Miliar Perkuat Sistem Tata Kelola

Senin, 06 Juli 2026 | 03:20

Polresta Bandara Soetta Bongkar Home Industry Vape Isi Ganja Beromzet Miliaran

Senin, 06 Juli 2026 | 02:59

Manifesto AJIP Bali: Ketika Pariwisata Kehilangan Arah

Senin, 06 Juli 2026 | 02:35

Perpres 111/2025 soal LGBT Ancaman Nirmiliter jadi Langkah Preventif Terukur

Senin, 06 Juli 2026 | 02:12

Nyali Semesta: Ali Khamenei dan Puncak Kepemimpinan Transendental

Senin, 06 Juli 2026 | 01:57

UMKM dan Budaya Minangkabau Bergaung di Malaysia

Senin, 06 Juli 2026 | 01:40

Jaksa telah Berubah Menjadi Pengacara Jokowi

Senin, 06 Juli 2026 | 01:20

Aiptu Sumaryanto jadi Korban Ketiga yang Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan

Senin, 06 Juli 2026 | 00:59

Selengkapnya