Berita

foto:net

Sadis! Cuma Gara-gara Rokok, Kawan Sendiri Ditusuk

MINGGU, 18 JANUARI 2015 | 03:53 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Erangan kesakitan terus keluar dari mulut Arotafauli,seorang buruh PT BRM, Sembilan Koto, Dharmasraya, Sumbar. Pasalnya, dada pria berusia 27 tahun itu ditusuk pisau oleh rekan kerjanya, Yustinus yang masih berusia 18 tahun gara-gara cekcok soal rokok.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Posmetro Padang (Grup JPNN), kronologi ini bermula pada Jumat  (16/1) sekira pukul 21.00 WIB di Basecamp PT BRM Dharmasraya. Kedua warga Nias tersebut duduk-duduk sambil bercerita. Namun, pada saat itu pelaku meminta utang rokoknya kepada korban sebanyak empat bungkus rokok.

Ketika pelaku meminta hutang tersebut, tidak satupun jawaban dari mulut korban. Kesal tidak ditanggapi, pelaku pun langsung mengambil pisau yang ada didekatnya. Cusss...dia menusukkan pisau tersebut ke dada kawannya itu.


Melihat Aro terkapar dan berlumuran darah, beberapa orang warga langsung melarikannya ke RSUD Sungai Dareh. Karena luka yang diderita cukup parah, akhirnya dia dirujuk ke RSUP M Djamil Padang untuk mendapatkan perawatan intensif.

"Saya sendiri juga tidak tahu kenapa dia begitu emosi pak, dan langsung membabi buta padahal mereka kan teman," ujar salah seorang rekan korban dan pelaku yang tidak mau menyebutkan namanya.

Sementara, Kapolres Dharmasraya, AKBP Bondan Witjaksono SH SIK MM, didampingi Kapolsek Pulau Punjung AKP Arie Sulistyo N, SIK membenarkan tentang kejadian tersebut. Pihaknya juga telah mendapat laporan dari korban dengan nomor : LP/06/K/1/Polsek pada Sabtu (17/1) sekira pukul 11.30 WIB.

Mendapat laporan tersebut, beberapa orang anggota polisi langsung bergerak.  Yustinus langsung digelandang dari tempat tinggalnya yang tidak jauh dari PT BRM dan langsung dipaksa nginap di sel tahanan. [ian]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya