Berita

usman kansong/net

Usman: Baru Kali Ini Indonesia Punya Tiga Kapolri

SABTU, 17 JANUARI 2015 | 09:37 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Keputusan Presiden Joko Widodo menunda pelantikan Komjen Budi Gunawan sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Sutarman dinilai tidak lazim dan akan menciptakan kekisruhan baru di tubuh Polri.

Demikian juga dengan keputusan Jokowi mengangkat Wakapolri Komjen Badrodin Haiti sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kapolri.

Demikian disampaikan Pemimpin Redaksi Media Indonesia, Usman Kansong, dalam dialog BeritaSatu View yang ditayangkan televisi Berita Satu, pagi ini (Sabtu, 17/1).


Baru kali ini, sebut Usman, Indonesia memiliki tiga Kapolri. Pertama Kapolri yang diberhentikan dengan hormat, yakni Jenderal Sutarman. Kedua, Kapolri yang belum dilantik, Komjen Budi Gunawan. Ketiga, Kapolri yang hanya melaksanakan tugas, Komjen Badrodin Haiti.

"Pak Badrodin itu Plt dari Kapolri yang mana? Apakah Plt dari yang baru diberhentikan atau dari yang belum dilantik?" katanya.

Menurut hemat Usman, sebaiknya Jokowi mempercepat pelantikan Budi Gunawan. Ini perlu dilakukan untuk memperlihatkan kepada publik bahwa lembaga kepresidenan memiliki komitmen mengikuti aturan main dalam pengelolaan negara. [ald] 

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya