Berita

pimpinan polri/net

Politik

Keputusannya Tidak Lazim, Jokowi Perlu Bertemu Para Pejabat Polri

SABTU, 17 JANUARI 2015 | 08:13 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

. Presiden Joko Widodo (Jokowi) diharapkan secepatnya bertemu dengan para pejabat Polri dan menjelaskan kepada mereka alasan memberhentikan Jenderal Pol Sutarman sebagai Kapolri di tengah polemik pengangkatan calon Kapolri.

Hal ini perlu dijelaskan karena masa pensiun Sutarman masih 10 bulan lagi. Dan bukannya mengangkat Kapolri yang definitif, Jokowi malah mengangkat Wakil Kepala Polri sebagai pimpinan yang berstatus Pelaksana Tugas.  

"Hal ini penting dilakukan, sebab putusan seperti ini tidak lazim pada suatu institusi Kepolisian yang begitu besar yang memiliki harga diri tinggi karena cukup banyak jenderal-jenderal polisi calon pemimpin yang ada di internal kepolisian sekarang," kata anggota Komisi III DPR RI, Martin Hutabarat, kepada Kantor Berita Politik RMOL beberapa saat lalu.


Terlepas dari itu, lanjut Martin, presiden masih mungkin melantik Komjen Pol Budi Gunawan asal kasusnya sebagai tersangka di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dapat secepatnya dijernihkan kemudian statusnya sebagai tersangka dapat dibatalkan Pengadilan.

"Komisi III tidak akan mengadakan uji kelayakan terhadap calon Kapolri yang akan diajukan Jokowi, sebelum penundaan Budi Gunawan sebagai Kapolri definitif dicabut atau dibatalkan oleh Jokowi," tegas politisi Partai Gerindra. [ald]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Kemlu Telusuri Keterlibatan WNI dalam Kasus Online Scam di Malaysia

Jumat, 08 Mei 2026 | 10:18

Pasar Kripto Lesu, Coinbase Rugi Rp6,8 Triliun

Jumat, 08 Mei 2026 | 10:09

Syahganda Nainggolan: Ulama Punya Peran Strategis Bangun Gerakan Koperasi Pesantren

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:49

DPR Dorong Perlindungan Hukum dan Kesejahteraan Driver Ojol Lewat Revisi UU LLAJ

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:31

IHSG-Rupiah Tertekan Jelang Akhir Pekan

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:22

Selamat Jalan, James F. Sundah, Legenda Musik yang Berpulang di New York

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:21

Pelapor Dugaan Penggelapan Sertifikat Tanah Mengadu ke Kapolri

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:18

AS-Iran Saling Serang, Harga Minyak Naik Lagi

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:07

Bursa Asia Lemah saat Selat Hormuz Kembali Tegang

Jumat, 08 Mei 2026 | 08:56

Prabowo Naik Maung ke Pembukaan KTT ke-48 ASEAN di Filipina

Jumat, 08 Mei 2026 | 08:47

Selengkapnya