Berita

warga kuba/net

Dunia

Mulai Hari Ini AS Longgarkan Izin Bepergian ke Kuba

JUMAT, 16 JANUARI 2015 | 05:30 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Hari ini, pemerintah Amerika Serikat (AS) mengeluarkan aturan yang memudahkan warga negaranya melakukan perjalanan ke Kuba daripada yang telah berlangsung selama lebih dari setengah abad.

Kemarin (Kamis, 15/1), Pemerintahan Obama mengumumkan seperangkat peraturan baru yang akan berlaku pada hari ini terkait pelonggaran pembatasan perjalanan, bisnis, dan pengiriman uang ke negeri sosialis itu. Ini adalah realisasi dari janji Presiden Obama bulan lalu ketika ia mengumumkan rencana hubungan diplomatik yang normal dengan Havana. Demikian dilaporkan The New York Times.

Berdasarkan peraturan baru, warga AS akan diizinkan untuk melakukan perjalanan ke Kuba untuk alasan yang lebih longgar tanpa terlebih dahulu mendapatkan izin khusus dari pemerintah. Maskapai penerbangan dan agen perjalanan akan diizinkan untuk memberikan layanan ke Kuba tanpa lisensi tertentu. Para wisatawan yang akan ke Kuba juga diberikan berbagai kelonggaran. Baca: Pejabat AS: Kuba Bebaskan 53 Tapol Menuju Normalisasi Hubungan


Peraturan baru ini juga akan memudahkan bagi penyedia telekomunikasi AS dan lembaga keuangan untuk melakukan bisnis dengan Kuba.

Para pejabat AS mengatakan, pendekatan baru ini juga akan menguntungkan Kuba.

"Perubahan ini akan berdampak langsung dan memberdayakan rakyat Kuba, mempromosikan perubahan yang positif bagi warga Kuba," kata Menteri Keuangan AS, Jacob J. Lew, yang departemennya mengawasi kebijakan sanksi atas Kuba.

"Kuba memiliki potensi nyata untuk pertumbuhan ekonomi. AS dapat membantu rakyat Kuba menentukan masa depan mereka sendiri," tambahnya.

Kebijakan AS ini menyusul kebijakan Kuba yang telah membebaskan 53 orang tahana politik sesuai kesepakatan Obama dan Presiden Kuba, Raul Castro. Kuba juga telah melepas tahanan asal AS dan warganya yang pernah bekerja sebagai mata-mata untuk AS.

Obama pun demikian, telah melepaskan tiga mata-mata Kuba yang telah ditahan selama bertahun-tahun dan dianggap pahlawan rakyat di Havana. [ald]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya