Berita

ilustrasi/net

Dunia

Dua Orang Tewas dalam Penyergapan Jihadis di Belgia

JUMAT, 16 JANUARI 2015 | 02:32 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Dua orang tewas dan satu orang terluka dan ditahan dalam sebuah operasi anti teror di kota Verviers, Provinsi Liege, Belgia, beberapa saat lalu atau Kamis (15/1) waktu setempat.

Kantor berita AFP dan BBC memastikan kabar tersebut sesaat lalu. Belgia juga dikabarkan sedang meningkatkan status siaga terhadap aksi terorisme.

Menurut tayangan televisi Belgia, seperti dilaporkan BBC, saksi-saksi kejadian melaporkan ada rentetan tembakan senjata berat selama beberapa menit dan setidaknya tiga ledakan yang terdengar.


Kabarnya,  operasi anti teror juga terjadi di Brussels dan beberapa tempat lain di Belgia.

Seorang pejabat yang dikutip kantor berita AFP, mengatakan, operasi di Verviers terkait dengan gerakan jihadis.

Kepolisian Belgia juga dikabarkan mengepung daerah di sekitar stasiun kereta api dan kawasan pusat kota.

Laporan-laporan media di Belgia mengatakan operasi ini ditujukan kepada target yang diduga jihadis yang baru kembali dari Suriah.

"Intelijen telah menunjukkan bahwa mereka telah merencanakan serangan," ujar laporan yang dikutip BBC.

Operasi anti teror ini terjadi sepekan setelah rentetan aksi teror di negara tetangga Belgia, Perancis, yang menewaskan 17 orang dalam penyerangan di kantor redaksi Charlie Hebdo dan penyanderaan di sebuah pertokoan.

Media Belgia melaporkan bahwa beberapa senjata yang digunakan dalam serangan di Paris dibeli para pelaku dari Brussels. [ald]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya