Berita

Politik

Sah, DPR Sepakat Tunda Pemilihan Pengganti Busyro

KAMIS, 15 JANUARI 2015 | 12:43 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) telah menyepakati untuk menunda proses pemilihan calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pengganti Busyro Muqoddas dan dilakukan secara serentak pada Desember 2015 mendatang.

Ketua Komisi III DPR, Aziz Syamsuddin mengatakan, kesepakatan tersebut diambil berdasarkan pandangan seluruh Fraksi di DPR dalam rapat pleno pada 13 Januari 2015.

"Dalam pandangan seluruh fraksi disepakati bahwa proses pemilihan calon pimpinan KPK pengganti Busyro Muqoddas ditunda dan akan dilakukan secara serentak atau bersamaan dengan empat pimpinan KPK lainnya," kata Aziz saat membacakan laporan mengenai calon pimpinan KPK di Rapat Paripurna, gedung DPR, Senayan, Jakarta, (Kamis, 15/1).


Meski kemudian, laporan tersebut mendapat tanggapan dari Wakil Ketua Komisi III DPR dari Fraksi Demokrat, Benny K Harman yang meminta untuk tetap dilakukan pemilihan guna memenuhi kewajiban lima pimpinan KPK.

Namun demikian, hal itu tidak mengubah keputusan anggota peserta sidang paripurna. Taufik Kurniawan selaku pimpinan sidang paripurna mengetuk palu pertanda paripurna menyetujui laporan Komisi III.

"Disepakati bahwa pengganti Busyro ditunda dan dilakukan secara bersamaan dengan empat pimpinan KPK lainnya," ujarnya sembari mengetuk palu sidang.[wid]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya