Berita

Aziz Syamsuddin

Komisi III Sepakat Tunda Pemilihan Pengganti Busyro Muqoddas

KAMIS, 15 JANUARI 2015 | 11:07 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Komisi III DPR sepakat untuk menunda pemilihan calon pimpinan KPK pengganti Busyro Muqoddas yang habis masa jabatan pada pertengahan Desember lalu.

Hal ini disampaikan secara langsung oleh Ketua Komisi III Aziz Syamsuddin saat menyampaikan hasil laporan Komisi III soal pemilihan KPK di Rapat Paripurna, gedung DPR, Senayan, Jakarta (Kamis, 15/1).

Kesimpulan itu didapat berdasarkan hasil simpulan pandangan fraksi. Adapun pandangan fraksi itu sebagai berikut.


Fraksi PDIP, Gerindra, PAN, PPP, Nasdem, dan Hanura berpendapat bahwa pemilihan dan penetapan pimpinan KPK pengganti Busyro dilakukan serentak bersama empat pimpinan lain yang akan berakhir masa jabatannya Desember 2015 mendatang.

Sementara Golkar mengusulkan agar 2 calon pimpinan KPK yang telah lolos Pansel ini digabungkan pemilihannya dengan delapan calon pimpinan KPK lain pada masa sidang berikutnya untuk dipilih sekaligus lima pimpinan KPK.

Sedangkan Demokrat dan PKS berpandangan bahwa pimpinan KPK harus diisi secara penuh sebanyak 5 orang sebagaimana diamanahkan dalam Pasal 21 huruf a UU Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK.

"Berdasarkan pandangan seluruh fraksi sebagaimana tersebut diatas, maka disepakati bahwa proses pemilihan calon pimpinan KPK pengganti Busyro Muqoddas ditunda dan akan dilakukan secara serentak bersamaan, atau sekaligus dengan empat pimpinan KPK lain," kata Aziz saat membacakan laporan Komisi III itu. [zul]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya