Berita

budi gunawan/net

Politik

Budi Gunawan: Penetapan KPK Membunuh Karakter Saya

RABU, 14 JANUARI 2015 | 10:21 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Calon tunggal Kapolri, Kombes Pol Budi Gunawan menilai penetapan dirinya menjadi tersangka oleh KPK merupakan pembunuhan karakter. Budi yang hari ini hadir di proses fit and proper test komisi III DPR RI mencoba mengklarifikasi penetapan itu.

"Saya sangat prihatin, karena bila proses penetapam KPK menganut prinsip dua alat bukti yang sah untuk menetapkan orang sebagai tersangka, tentu ditetapkan setelah dilakukan pemeriksaan saksi dan alat bukti lain," ujarnya saat menjalani fit and proper test di gedung DPR, Senayan, Jakarta (Rabu, 14/1).

Artinya, lanjut Budi, dalam proses penyidikan sudah dilakukan pemeriksaan dan penyitaan alat bukti yang ada berkaitan dari dua alat bukti tersebut. Sementara yang terjadi KPK hanya menetapkan status tersangka hanya berdasarkan hasil penyelidikan.


"Ini dapat membentuk opini masyarakat bahwa saya bersalah. Status tersangka merupakan pembunuhan karakter. Tak hanya mencoreng dan menyerang saya secara pribadi tapi juga menurunkan kewibawaan lembaga negara, dalam hal ini pemerintah dan Polri," sambungnya.

"Sampai saat ini saya belum pernah dimintai keterangan oleh KPK atau pihak manapun. Dan saya belum tau pasti atas dugaan pidana yang disangkakan," tandas Budi.[wid]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya