Deputi Kemenpora Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Djoko Pekik Irianto berharap agar seluruh multi event yang ada di tingkat nasional harus disinkronkan jadwal dan programnya. Dengan demikian, antara event satu dan lainnya tidak mengalami bentrokan waktu penyelenggaraan.
Demikian dikatakan Djoko saat membuka rapat koordinasi Sinkronisasi dan Sinergi Kejuaraan Multievent Olahraga Nasional Usia Muda, kemarin (Selasa, 13/1). Juga hadir Deputi Pembudayaan Olahraga Faisal Abdullah, Ketua Satlak Prima Suwarno di Ruang Rapat Lantai 3 Kemenpora,Senayan, Jakarta.
Untuk multi event olahraga nasional, selama ini berlangsung Kejuaraan Daerah, Kejuaraan Nasonal dan puncaknya pada Pekan Olahraga Nasional (PON). Jadwal ini diharapkan berurutan, sesuai jenjang pembinaan olahraga Indonesia.
Rakor Sinkronisasi dan Sinergi Kejuaraan Multievent Olahraga Nasional Usia Muda ini merujuk pada visi dan misi Presiden Joko Widodo dalam hal pembinaan pembibitan olahragawan. Kemenpora merasa perlu mendapatkan beberapa informasi dari berbagai lembaga dan organisasi olahraga sebagai bahan sinkronisasi dan koordinasi program pembinaan, pembibitan olahraga secara nasional khususnya bagi para olahragawan pelajar, remaja dan junior.
Melalui rapat koordinasi lintas kementerian dan lembaga ini bertujuan untuk mensinkronisasi dan mensinergikan berbagai kompetisi multieven pelajar, remaja dan junior yang selama ini menyebar di beberapa kementerian, bukan untuk menggabungkan melainkan agar beberapa kompetisi menjadi satu bagian dari upaya pembinaan piramida sistem bina prestasi sehingga mempunyai peran masing-masing untuk memberikan kontribusi terhadap prestasi olahraga nasional,†kata Djoko.
Rapat kali ini baru dihadiri tiga kementerian/lembaga Kemenko PMK, KONI dan Kemenpora. Diharapkan pada minggu mendatang dapat diikuti pula oleh lembaga lainnya. Kehadiran beberapa kementerian/lembaga terkait sangat diharapkan sehingga akan mengetahui secara pasti untuk mendukung satu program mencapai prestasi olahraga nasional yang lebih baik minimal tidak berbenturan waktu, dan karena tidak semua olahragamengarah kepada olahraga prestasi tetapi pada pembudayaan dan rekreasi olahraga,†lanjutnya.
Djoko sendiri tidak menampik bahwa di intern Kemenpora sebagai leading sektor olahraga diIndonesia juga masih ada yang harus diperbaiki lebih lanjut karena masih banyak yang harus disinkronkan meskipun nantinya konteks koordinasi di bawah Kemenko PMK. Jadi internal kita sinkronkan bersama eksternal sesuai direktif dari Presiden Joko Widodo yang menyatakan tidak boleh ada ego sektoral harus ada pada satu kerangka sistem yang sinergi," tutupnya.
[wid]