Berita

Olahraga

Kemenpora Harapkan Jadwal Multievent Olahraga Dapat Disinkronkan

RABU, 14 JANUARI 2015 | 09:38 WIB | LAPORAN:

Deputi Kemenpora Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Djoko Pekik Irianto berharap agar seluruh multi event yang ada di tingkat nasional harus disinkronkan jadwal dan programnya. Dengan demikian, antara event satu dan lainnya tidak mengalami bentrokan waktu penyelenggaraan.

Demikian dikatakan Djoko  saat membuka rapat koordinasi Sinkronisasi dan Sinergi Kejuaraan Multievent Olahraga Nasional Usia Muda, kemarin (Selasa, 13/1). Juga hadir  Deputi Pembudayaan Olahraga Faisal Abdullah, Ketua Satlak Prima Suwarno di Ruang Rapat Lantai 3 Kemenpora,Senayan, Jakarta.

Untuk multi event olahraga nasional, selama ini berlangsung Kejuaraan Daerah, Kejuaraan Nasonal dan puncaknya pada Pekan Olahraga Nasional (PON). Jadwal ini diharapkan berurutan, sesuai jenjang pembinaan olahraga Indonesia.


Rakor Sinkronisasi dan Sinergi Kejuaraan Multievent Olahraga Nasional Usia Muda ini merujuk pada visi dan misi Presiden Joko Widodo dalam hal pembinaan pembibitan olahragawan. Kemenpora merasa perlu mendapatkan beberapa informasi dari berbagai lembaga dan organisasi olahraga sebagai bahan sinkronisasi dan koordinasi program pembinaan, pembibitan olahraga secara nasional khususnya bagi para olahragawan pelajar, remaja dan junior.

Melalui rapat koordinasi lintas kementerian dan lembaga ini bertujuan untuk mensinkronisasi dan mensinergikan berbagai kompetisi multieven pelajar, remaja dan junior yang selama ini menyebar di beberapa kementerian, bukan untuk menggabungkan melainkan agar beberapa kompetisi menjadi satu bagian dari upaya pembinaan piramida sistem bina prestasi sehingga mempunyai peran masing-masing untuk memberikan kontribusi terhadap prestasi olahraga nasional,” kata Djoko.

Rapat kali ini baru dihadiri tiga kementerian/lembaga Kemenko PMK, KONI dan Kemenpora. Diharapkan pada minggu mendatang dapat diikuti pula oleh lembaga lainnya. Kehadiran beberapa kementerian/lembaga terkait sangat diharapkan sehingga akan mengetahui secara pasti untuk mendukung satu program mencapai prestasi olahraga nasional yang lebih baik minimal tidak berbenturan waktu, dan karena tidak semua olahragamengarah kepada olahraga prestasi tetapi pada pembudayaan dan rekreasi olahraga,” lanjutnya.

Djoko sendiri tidak menampik bahwa di intern Kemenpora sebagai leading sektor olahraga diIndonesia juga masih ada yang harus diperbaiki lebih lanjut karena masih banyak yang harus disinkronkan meskipun nantinya konteks koordinasi di bawah Kemenko PMK. Jadi internal kita sinkronkan bersama eksternal sesuai direktif dari Presiden Joko Widodo yang menyatakan tidak boleh ada ego sektoral harus ada pada satu kerangka sistem yang sinergi," tutupnya.[wid]


Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Pajak Karbon Motor Bensin Bisa Tekan Emisi dan Ketergantungan Impor BBM

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:25

Istana Sampaikan Duka Cita atas Gempa NTT, Gerak Cepat Lakukan Penanganan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:19

Gempa NTT: Gudang Bulog Hancur, Manggarai Butuh 30 Ton Beras

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:02

Akses Jalan Rusak, Komisi V DPR Minta Evakuasi Via Udara Jangkau Korban Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:00

Gempa NTT, Komisi V DPR Minta BMKG-Basarnas Konsolidasikan Bantuan SAR dari Provinsi Terdekat

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:55

Persiapan HUT ke-81 RI di Istana Merdeka Capai 99 Persen

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:52

Update Gempa NTT: 14 Warga Meninggal Dunia

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:41

Purbaya Sebut Dana Transfer ke Daerah Naik Jadi Rp735 Triliun Tahun Depan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:38

Komisi V DPR Minta BMKG Aktif Update Situasi Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:32

Terkuak! Alasan Kapal Pesiar Mewah Haji Isam Dipasangi Logo Kemhan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:17

Selengkapnya