Berita

ilustrasi/net

Dunia

TEROR DI PARIS

Polisi Cari Mobil Hayat Boumeddiene, Enam Orang Masih Buron

SELASA, 13 JANUARI 2015 | 04:26 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Sebanyak enam anggota sel teroris yang terlibat dalam serangan di Paris masih buron, termasuk seorang pria yang terlihat mengendarai mobil terdaftar milik janda dari salah satu pelaku penyerangan yang ditembak mati polisi.

Dua pejabat polisi Prancis mengatakan kepada The Associated Press bahwa aparat keamanan mencari mobil Mini Cooper terdaftar milik Hayat Boumeddiene, janda dari Amedy Coulibaly (32) yang tewas diterjang peluru panas polisi di sebuah supermarket di Porte de Vincennes (Jumat, 9/1), setelah sehari sebelumnya membunuh seorang polisi wanita dan seorang penyapu jalan.

Sedangkan pejabat Turki menyatakan, Hayat Boumeddiene tengah berada dalam pelariannya di Suriah.


Perancis mengerahkan 10.000 tentara untuk melindungi tempat-tempat sensitif, termasuk sekolah Yahudi, setelah serangan yang menewaskan 17 orang pekan lalu.

Cherif dan Said Kouachi, dua bersaudara yang menyerang kantor Charlie Hebdo, serta Coulibaly yang mengaku berhubungan dengan ekstrimis Islam di Timur Tengah, tewas pada Jumat lalu dalam bentrokan dengan polisi.

Perdana Menteri Perancis, Manuel Valls, mengatakan perburuan sangat mendesak karena "ancaman masih ada".

Distrik Marais, salah satu pemukiman Yahudi tertua di negara itu, dipenuhi dengan aparat polisi dan tentara pada Senin (12/1).

"Sekitar 4.700 pasukan keamanan akan ditugaskan untuk melindungi 717 sekolah Yahudi Perancis," kata Menteri Dalam Negeri, Bernard Cazeneuve.

Sementara itu Menteri Pertahanan, Jean-Yves Le Drian, mengatakan pengerahan pasukan nasional akan tuntas pada hari Selasa, serta akan fokus pada lokasi yang paling sensitif.

Kabar lain menyatakan, Boumeddiene terlihat bepergian melalui Turki dengan seorang laki-laki sebelum dilaporkan tiba di Suriah pada Kamis (8/1), yaitu sehari setelah serangan Charlie Hebdo.

Rekaman kamera video yang ditunjukkan surat kabar Turki, Haberturk, menunjukkan Boumeddiene tiba di bandara Sabiha Gokcen Istanbul pada Jumat (2/1).

Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu, menyatakan, Boumeddiene sempat tinggal di sebuah hotel di Istanbul dengan orang lain sebelum menyeberang ke Suriah pada hari Kamis (8/1). [ald]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya