Berita

Dunia

Twitter Komando Sentral AS Dibajak Simpatisan ISIS

SELASA, 13 JANUARI 2015 | 02:41 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Twitter dan YouTube Komando Sentral Amerika Serikat (U.S Central Command) telah dibajak oleh kelompok yang mengaku mendukung Negara Islam alias ISIS.

Salah satu pesan mengatakan, "tentara Amerika, kami datang, melihat Anda kembali."

Beberapa dokumen internal militer AS juga muncul di akun twitter @CENTCOM.


Komando Sentral mengatakan telah mengambil "tindakan yang tepat" dan menutup akses ke akun twitter mereka sehingga tidak ada tweet bisa dilihat. Demikian dilaporkan BBC.

Ironis, pembajakan ini terjadi di saat Presiden Barack Obama sedang mempersiapkan pidato soal cyber security.

Jurubicara presiden, Josh Earnest, mengatakan bahwa AS sedang mempelajari kasus tersebut.

Seorang pejabat Pentagon yang tidak disebutkan namanya mengatakan kepada Reuters bahwa pembajakan itu memalukan, namun tampaknya tidak menjadi ancaman keamanan yang serius.

Akun tweet ditutup kira-kira 30 menit setelah tweet bajakan pertama muncul. Para pelaku menggambarkan serangan itu sebagai "cyberjihad".

"Sementara AS dan satelitnya membunuh saudara-saudara kita di Suriah, Irak dan Afghanistan, kita masuk ke jaringan Anda dan perangkat pribadi dan tahu segalanya tentang Anda," tulis hacker.

Serangan itu disertai dengan dokumen penelitian AS pada China dan Korea Utara, termasuk lokasi jalan utama dan pembangkit listrik, bersama dengan direktori nama, pangkat dan nomor telepon dari beberapa petinggi.

Namun, data-data tersebut tidak bersifat sensitif, dan sebagian besar dokumen yang terlihat tampaknya telah tersedia untuk umum. [ald]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya