Berita

eva bande

Politik

Eva Bande: Pemerintah Sambut Ide Membentuk Satgas Khusus Konflik Agraria

SENIN, 12 JANUARI 2015 | 13:42 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

. Kongres I Posko Perjuangan Rakyat (POSPERA) di Palu, Sulawesi Tengah pada 7-9 Januari 2015 lalu menghasilkan langkah yang cukup signifikan dalam perjuangan masyarakat mendapatkan keadilan agraria.

"Respon positif Sekab Andi Widjojanto terhadap usulan aktivis 98 dan POSPERA untuk membentuk Satuan Tugas (Satgas) khusus Penyelesaian Konflik Agraria harus dimaknai sebagai langkah maju dan progresif pemerintahan Joko Widodo setelah sebelumnya rezim terdahulu tidak pernah menyentuh level penyelesaian konflik agraria dan hanya berkutat di berbagai rencana tanpa implementasi," tutur aktivis perempuan penerima Grasi Presiden, Eva Bande, dalam keterangan pers di Palu (12/1).

Ia menuturkan bahwa Sekab Andi yang hadir mewakili Presiden Jokowi dalam kapasitasnya sebagai pelindung POSPERA, secara terbuka meminta agar aktivis PENA 98 dan POSPERA mengajukan konsep utuh mengenai struktur dan mekanisme penyelesaian konflik yang nantinya akan dijalankan oleh Satgas tersebut.


"Prinsip-prinsip, konsep, kewenangan, dan mekanisme Perangkat Kerja Kepresidenan untuk Konflik Agraria sedang dipersiapkan. Sesuai pembicaraan dan kesepakatan dgn Bapak Andi, maka pada tanggal 18 Januari ini, Pospera, Pena 98, serta sejumlah aktivis Agraria dari Ornop yang mengawal isu Agraria akan menyerahkan sekalikus membahas perangkat kerja kepresidenan tersebut, sebelum diserahkan kepada presiden untuj ditindaklanjuti," terangnya.

Menurut Eva, posisi satuan tugas tersebut akan sangat penting dalam penyelesaian konflik agraria di seluruh Indonesia. " Satgas atau apapun namanya merupakan "perangkat kerja" yang memiliki "kewenangan khusus" untuk menyelesaikan konflik-konflik agraria.

"Kewenangan khusus yang saya maksudkan adalah, karena pada umumnya kasus-kasus agraria sejauh ini terjebak di tengah arus kepentingan lintas sektor yang strategis, seperti perkebunan, pertanahan, pertambangan, pertanian, kehutanan dan sebagainya. Karena itulah dalam penyelesaian kasus paling sering kita terbentur kemelut Ego-sektoral ini," terangnya.

"Melihat urgensi peran perangkat kerja kepresidenan"dalam penyelesaian konflik agraria ini, maka harus dikemas sebaik-mungkin dan terbebas dari 'bakteri kepentingan' yang belum sepenuhnya bersih di pemerintahan baru ini," pungkas Eva. [ald]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya