Berita

Asmawi bin Tamyid

TKI Asal Brebes Dianiaya Saudara Majikan di Jeddah

SENIN, 12 JANUARI 2015 | 02:33 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Nasib malang menimpa TKI asal Brebes Jawa Tengah, Asmawi bin Tamyid, yang bekerja di kota Jeddah sebagai sopir dengan majikan Musa Said Al Zahrani. Asmawi mengadu nasib di Saudi Arabia sejak 4 tahun lalu melalui PT Alfindo Mas Buana.

"Pada hari Selasa (6/1) lalu sekitar jam 14.30, saya dianiaya oleh dua saudara majikan. Mereka menganiaya dengan kabel dan tonjokan hingga badan saya penuh luka dan darah di wajah. Saudara majikan sempat berhenti menganiaya saat ibu dari majikan keluar dari kamarnya setelah mendengar teriakan saya. Ibu dari majikan melerai dan menyuruh saya turun untuk ke kamar saya dan segera pergi. Tetapi saat saya merapikan barang-barang, saudara majikan masuk ke kamar saya dan melanjutkan menganiaya saya," kata Asmawi seperti keterangan dari Posko Perjuangan Tenaga Kerja Indonesia (PosperaTKI), Minggu (11/1).

Masih dijelaskan Asmawi, di saat badannya penuh dengan memar dan wajah dipenuhi dengan darah, saudara majikannya meminta dirinya untuk keluar dari rumah.


"Akhirnya saya keluar dengan wajah penuh darah, dan Alhamdulillah saat dijalan bertemu dengan teman dan membersihkan wajah dan badan yang penuh darah di rumahnya. Setelah itu saya pergi ke kantor kepolisian daerah di daerah setempat untuk melaporkan kejadian yang dialami saya. Tetapi saat melapor, pihak kepolisian meminta saya melapor ke KJRI Jeddah. Saat ini saya sudah berada di shelter KJRI Jeddah," ungkapnya.

Penganiayaan yang dialami Asmawi bin Tamyid, buntut dari tuduhan majikan kepadanya dua tahun lalu. Asmawi dituduh oleh majikannya telah menelanjangi anak majikannya yang masih duduk di bangku kelas 3 SD. Asmawi pun telah bersumpah saat itu maupun saat dianiaya, tidak pernah melakukan hal tersebut. Dasar penganiayaan saudara majikan kepada Asmawi atas hal tersebut, padahal kejadian dan tuduhan tersebut dua tahun yang lalu.

Asmawi pun mengungkapkan, bahwa sejak tiba di Saudi Arabia belum bertemu dengan majikan laki. Hal ini dikarenakan majikan laki dipenjara hingga saat ini karena tersandung kasus. Asmawi merasa didzolimi, dan berharap kepada Pemerintah Indonesia melalui KJRI Jeddah agar mengusut kasus ini demi keadilan. Serta, Asmawi pun meminta PosperaTKI ikut mengawal kasus ini. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

UPDATE

Brigjen Victor Alexander Lateka Dikukuhkan Sebagai Ketua Umum PABKI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 17:48

MBG Program Baik, Namun Pelaksanaannya Terlalu Dipaksakan

Sabtu, 16 Mei 2026 | 17:07

Suporter Indonesia Bisa Transaksi Pakai wondr by BNI di Thailand Open 2026

Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:46

Rupiah Jebol Rp17.600, Prabowo: di Desa Nggak Pakai Dolar

Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:06

Sjafrie Kumpulkan BIN hingga Panglima TNI, Fokus Kawal Mineral Strategis RI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:16

Saham Magnum Melonjak Usai Rumor Akuisisi Blackstone dan CD&R

Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:02

Prabowo Curhat Kenyang Diejek TNI-Polri Urus Jagung: Itu Aparat Rakyat!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:35

Kemenhaj Perkuat Tata Kelola Dam, Jemaah Haji Diminta Gunakan Jalur Resmi Adahi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:18

Instants Fitur Baru Instagram, Ini Bedanya dengan Stories

Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:13

Prabowo Minta Aparat Koreksi Diri: Jangan Jadi Beking Narkoba

Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:03

Selengkapnya