Berita

budi gunawan/net

Politik

DPR Diminta Beri Dukungan Politik kepada Budi Gunawan

SENIN, 12 JANUARI 2015 | 00:18 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Presiden Joko Widodo telah menujuk Komjen Pol Budi Gunawan sebagai calon tunggal Kapolri menggantikan Jenderal Pol Sutarman, yang akan memasuki masa pensiun pada tahun ini.

Penunjukan Budi Gunawan sebagai Kapolri ternyata usulan dari Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) yang memberikan penilaian terbaik terhadap calon Kapolri yang layak menjadi kandidat.

Komisioner Kompolnas, Edi Saputra Hasibuan mengatakan, penunjukan Budi Gunawan sebagai Kapolri, sepenuhnya kewenangan Presiden. Hal itu sambungnya, bagian dari pertimbangan dan rekomendasi Kompolnas kepada presiden.


"Kami yakin, Presiden memiliki alasan kenapa Budi Gunawan yang dipilih dari lima calon Kapolri itu," kata Edi, saat dihubungi wartawan, Minggu (11/1).

Hal tersebut sesuai dalam Pasal 11 Ayat (1) Undang-undang Nomor 2/2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia

Sebelumnya, Kompolnas menyerahkan lima nama calon Kapolri kepada Presiden Jokowi. Mereka adalah Komjen Badrodin Haiti; Komjen Dwi Priyatno; Komjen Budi Gunawan; Komjen Putut Bayuseno; dan Komjen Suhardi Aliyus.

Sementara, ditemui di tempat terpisah Ketua Gerakan Pemuda Islam (GPI) bidang Hubungan Lembaga, Iradat Ismail, mendukung pencalonan tunggal Budi Gunawan sebagai Kapolri menggantikan Sutarman.

Iradat menilai, langkah Jokowi menujuk Kepala Lembaga Pendidikan Polisi (Kalemdikpol) itu merupakan langkah yang paling tepat.

"Karena sesuai dengan jejak rekaman Budi Gunawan dalam beberapa kali memimpin jabatan di kepolisian, baik itu sebagai Kapolda di Jambi dan di Bali dan terkahir di Pusdiklat Polri banyak memberikan terobosan-terobosan yang memang ini harus menjadi brand Kepolisian," kata dia, saat dijumpai di kawasan Cemapaka Putih, Jakarta Pusat, Minggu (11/1).

Bahkan Iradat meminta, Komisi III DPR RI memberikan dukungan secara politik kepada Budi Gunawan.

"Harapan saya, Komisi III memberikan dukungang politik. Sebab bersama Jokowi dan Kapolri baru ini bisa membawa perubahan baru terutama di dalam lingkaran institusi Kepolisian," harap pemuda kelahiran Maluku ini. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

UPDATE

Brigjen Victor Alexander Lateka Dikukuhkan Sebagai Ketua Umum PABKI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 17:48

MBG Program Baik, Namun Pelaksanaannya Terlalu Dipaksakan

Sabtu, 16 Mei 2026 | 17:07

Suporter Indonesia Bisa Transaksi Pakai wondr by BNI di Thailand Open 2026

Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:46

Rupiah Jebol Rp17.600, Prabowo: di Desa Nggak Pakai Dolar

Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:06

Sjafrie Kumpulkan BIN hingga Panglima TNI, Fokus Kawal Mineral Strategis RI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:16

Saham Magnum Melonjak Usai Rumor Akuisisi Blackstone dan CD&R

Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:02

Prabowo Curhat Kenyang Diejek TNI-Polri Urus Jagung: Itu Aparat Rakyat!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:35

Kemenhaj Perkuat Tata Kelola Dam, Jemaah Haji Diminta Gunakan Jalur Resmi Adahi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:18

Instants Fitur Baru Instagram, Ini Bedanya dengan Stories

Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:13

Prabowo Minta Aparat Koreksi Diri: Jangan Jadi Beking Narkoba

Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:03

Selengkapnya