Berita

Dunia

Promosi Eko-Wisata Indonesia, Diplomacy for the People ala KBRI Oslo

SABTU, 10 JANUARI 2015 | 07:49 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Pameran pariwisata terbesar di Norwegia, Reiselivsmesssen, dihelat di Telenor Arena-Oslo, kemarin (Jumat, 9/1).

Di tengah-tengah lebih 600 anjungan dari 120 negara, Indonesia mempromosikan eko-wisata dan industri kreatif berkelanjutan.

Duta Besar RI untuk Kerajaan Norwegia, Yuwono A. Putranto, menjelaskan bahwa anjungan Indonesia menampilkan 7 lokasi eko-wisata selama tiga hari pameran, yaitu Subak di Jatiluwih (Bali), Jalur Tenun Timor (Molo dan Sumba), Desa Sungai Utik (Kapuas-Kalimantan Barat), Kampung Sawai (Kawasan Penyangga Taman Nasional Manusela di Pulau Seram-Maluku), Hutan Adat Guguk (Jambi), Desa Wisata Pesanggrahan (Purwakarta) dan Pesantren Ekologi Ath-Taariq (Garut).


"Kita juga pamerkan produk-produk hasil masyarakat adat seperti tenun Sumba, anyam-anyaman Sui Utik, 11 varian kopi arabika, 3 jenis madu hutan di NTT, teh herbal Pesantren Ekologi Ath-Taariq dan produk aksesoris K&R Factory," terang Yuwono, dalam keterangan yang dikirim KBRI Oslo.

Tidak semata kegiatan promosi, Yuwono menjelaskan bahwa partisipasi Indonesia kali ini juga mengangkat kearifan masyarakat adat dan kekayaan alam Indonesia kepada publik Norwegia.
"Kita ingin agar upaya promosi ini dapat turut menggerakkan potensi dan perekonomian bagi masyarakat," ujarnya.

Langkah ini merupakan pengejawantahan kebijakan Diplomacy for the People Pemerintahan  Presiden Joko Widodo.

"Upaya diplomasi Perwakilan RI harus membawa dampak nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Mengenai pelaksanaan Reiselivmessen, koordinator pameran, Sekretaris Pertama KBRI Oslo, Hartyo Harkomoyo, menjelaskan bahwa Indonesia mendapatkan kehormatan untuk memaparkan konsep Green Indonesia bertema Exploring the Survival Genius of Ethnic Cultural and Ethnical Shopping for Life in Indonesia di hadapan para pelaku usaha Norwegia.

"Teman-teman hadir di Oslo dengan program konkrit, situs GreenIndonesia.org telah dikembangkan dan berisi 7 paket eko-wisata dan online shop produk-produk kreasi masyarakat adat," jelas Hartyo.

Wakil masyarakat adat yang hadir di Oslo, yaitu Kepala Desa Sui Utik dari Masyarakat Dayak Iban dan penggiat kelompok penenun Paluanda Lama Hamu-Sumba memperagakan tarian Dayak dan cara menenun kepada para pengunjung pameran.

Selama tiga hari pameran, diperkirakan 45.000 pengunjung akan memadati Telenor Arena. Partisipasi Indonesia diharapkan mampu menarik wisman asal Norwegia dan negara-negara Skandinavia.

Perlu diketahui, masyarakat Norwegia memiliki tradisi berwisata yang tinggi dengan pengeluaran di atas rata-rata wisman negara-negara Eropa pada umumnya. Pada tiap musim panas, lebih dari 60 persem masyarakat Norwegia berwisata ke luar negeri. Hal ini tidak terlepas dari posisi Norwegia sebagai salah satu negara terkaya di dunia.

Yuwono menegaskan bahwa upaya promosi harus dilakukan secara berkelanjutan. Reiselivsmessen hanyalah salah satu wahana promosi dimana langkah-langkah tindak lanjut yang berkesinambungan harus terus dilakukan. [ald]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya