Berita

Rafael Nadal

Olahraga

Nadal Ditaklukkan Petenis Gurem

Qatar Terbuka
KAMIS, 08 JANUARI 2015 | 09:35 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Gembar-gembor kebangkitan Rafael Nadal bisa tampil memukau di 2015 hanya isapan jempol. Petenis berjuluk Raja Tanah Liat itu justru takluk di tangan Michael Berrer 6-1, 3-6, 4-6 pada putaran pertama Qatar Open 2015.

Kekalahan ini tidak bisa lepas dari dampak operasi usus buntu, dan kurangnya latihan dalam dua bulan terakhir. Nadal juga menderita cedera punggung dan pergelangan tangan, yang mengurangi kecepatan servisnya.

Walau sempat unggul di set pertama tapi tetap saja pertandingan ini memperlihatkan optimisme dengan kesigapannya untuk bertanding tidak sebanding.


Bahkan, kekalahan ini menjadi hasil yang memalukan bagi Nadal setelah dikalahkan petenis gurem.

Perlu diketahui Berrer merupakan petenis kualifikasi berusia 34 tahun yang memiliki peringkat 127 dunia, yang memainkan musim terakhir pada karirnya.

Berrer hanya mendapatkan empat game dalam empat set pada dua pertemuan mereka sebelumnya. Dia sadar, kemenangan kali ini didapatkan karena kondisi Nadal belum maksimal.

Ini salah satu pertandingan yang tidak terlupakan dalam benak saya selamanya, namun jujur saja ini merupakan pertandingan pertama untuk Rafa setelah cedera,” katanya dikutip ATP.

Dalam pertandingannya setelah kalah di set pertama, Berrer mematahkan servis Nadal untuk unggul 3-1 di set kedua. Keunggulan satu gim berhasil dipertahankan petenis Jerman berusia 34 tahun itu sampai akhir. Berrer kembali mendapatkan momentumnya setelah mematahkan servis Nadal di gim pertama. Nadal sempat menghidupkan peluangnya dengan menciptakan tiga break point, tapi Berrer mematahkannya dan memastikan kemenangan usai pukulan pengembalian Nadal keluar.

Kekalahan ini tidak hanya membuat Nadal gagal meraih gelar di turnamen ini, tetapi juga semakin meningkatkan keraguan terhadapnya bisa tampil bagus di Australia Open. Saya harus bekerja keras dan mencoba memperkecil kesalahan,” katanya. ***

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya