Berita

Rachmawati Soekarnoputri/net

Politik

Mbak Rachma: Apakah Hendropriyono Akan Tetap Setia kepada Pengkhianat Negara?

SELASA, 06 JANUARI 2015 | 18:55 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Jenderal (Purn) Hendropriyono, dikritik keras terkait pernyataannya yang membela pemerintahan Joko Widodo.

Kemarin (Senin, 5/1), usai bertemu Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Hendro menyatakan dirinya sudah siap fight melawan apa saja demi menjaga pemerintahan Jokowi. Hendro mengaku bertemu Jokowi untuk melaporkan kondisi kesehatannya yang telah pulih setelah sakit cukup lama. (Baca juga: Sudah Sehat Kembali, Hendropriyono Nyatakan Siap Fight untuk Jokowi)

"Seorang mantan jenderal BIN mengatakan siapa yang coba-coba menurunkan Jokowi akan berhadapan dengan dia. Heran, ke mana doktrin sapta marga dan sumpah prajuritnya yang setia pada negara, Pancasila dan UUD 1945?" ujar tokoh politik nasional, Rachmawati Soekarnoputri, menanggapi pernyataan Hendro itu dalam pesan elektronik yang diterima redaksi, Selasa (6/1).


Mantan Anggota Dewan Pertimbangan Presiden ini mempertanyakan mengapa Hendropriyono justru menyatakan setia pada individu, bukan setia pada ideologi negara.

"Bagaimana kalau nanti Jokowi menjadi pengkhianat negara, Pancasila dan UUD 1945? Apakah jenderal ini akan pejah gesang ikut pengkhianat negara? Dalam hukum revolusi tiada maaf bagi pengkhianat bangsa selayaknya dieksekusi," ujar tokoh politik yang biasa disapa Mbak Rachma ini. [ald]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya