Berita

foto: ilustrasi airasia/net

Nusantara

Tim DVI Kembali Identifikasi 3 Jenazah Korban QZ8501

SELASA, 06 JANUARI 2015 | 14:48 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kepala Tim DVI Polda Jatim Kombes Pol Budiono kembali berhasil mengidentifikasi tiga korban jatuhnya pesawat AirAsia QZ8501 hari ini (Selasa, 6/1).

"Dari 21 jenazah yang masih ada di RS Bhayangkara yang direkonsiliasi dari pagi sampai siang, kita berhasil mengidentifikasi lagi tiga di antaranya," jelas Budiono dalam keterangan persnya di Mapolda Jatim beberapa saat lalu.

Jenazah pertama, jelasnya diidentifikasi melalui dua metode primer berupa pemeriksaan gigi dan sidik jari. Selain itu identifikasi juga diperkuat dengan data sekunder yakni antropologi dan properti yang terakhir dikenakan berdasarkan keterangan keluarga dan data CCTV bandara sebelum boarding. Pada jasad juga ditemukan dompet yang berisi kartu identitasnya.


"Jenazah dengan label B031 tak terbantahkan adalah Indra Yuliyanto, laki-laki asal Probolinggo berusia 51 tahun," bebernya.

Jenazah kedua, sambungnya, dilakukan melalui pemeriksaan primer berupa gigi dan sekunder berupa data atropologi.

"Label B033 adalah Hindarto Halim, laki-laki berusia 61 tahun asal Surabaya," tambah Budiono.

Sedangkan jenazah terakhir yakni label B026 diidentifikasi melalui data primer gigi dan sekunder berupa properti serta antropologi diketahui adalah Jou Brian Youvito, yakni laki-laki berusia 19 tahun asal Surabaya.

"Kami dalam proses menyerahkannya kepada keluarga," jelas Budiono.

Dengan identifikasi tiga jenazah itu, dengan demikian sejauh ini telah ada 16 dari 37 jenazah yang berada di RS Bhayangkara yang berhasil diidentifikasi. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya