Berita

ilustrasi duka bagi airasia/rm

Nusantara

Lebih dari 200 Pakar DVI Terlibat dalam Proses Identifikasi Korban QZ8501

SENIN, 05 JANUARI 2015 | 16:15 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Tim DVI yang bekerja menangani korban jatuhnya pesawat AirAsia QZ8501 hingga hari ini (Senin, 5/1) berhasil mengumpulkan semua data antem mortem dari para penumpang dan kru pesawat.

"Ada 162 data antem mortem. Namun baru 146 data DNA yang berhasil dikumpulkan," jelas Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Aw Setiyono dalam keterangan persnya beberapa saat lalu.

Proses pengumpulan data dan identifikasi jenazah korban sendiri, jelasnya, hingga saat ini melibatkan sebanyak 229 pakar DVI dari 27 instansi berbeda.


"Termasuk tim dari negara tetangga, seperti Singapura 10 orang dan Australia yang baru bergabung hari ini," sambungnya.

Di RS Bhayangkara sendiri saat ini, sambungnya, telah ada 34 jenazah yang diterima. 9 di antaranya telah dikembalikan ke keluarga dan empat lainnya baru berhasil diidentifikasi dan akan diserhakan ke pihak keluarga hari ini.

Dengan demikian, total jenazah yang berhasil diidentifikasi sejauh ini adalah sebanyak 13 orang. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya