Berita

ilustrasi airasia/net

Dunia

Inilah Empat Jenazah Korban QZ8501 Terbaru yang Berhasil Diidentifikasi

SENIN, 05 JANUARI 2015 | 16:08 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Ketua Komite DVI Nasional, Brigjen Pol Arthur Tampi menjelaskan, pihaknya berhasil mengidentifikasi empat orang jenazah korban jatuhnya pesawat AirAsia QZ8501 hari ini (Senin, 5/1).

"Jenazah pertama dengan label peti B005 dengan metode DNA pembanding bapak dan ibu kandung dan metode sekunder diketahui berjenis kelamin wanita berusia 45 tahun dan mengenakan properti kaus hitam dengan celana jeans biru dongker. Data ini didukung berdasarkan rekaman CCTV bandara. Diketahui ia adalah Shiane Josal, wanita asal Makasar," jelas Arthur dalam keterangan pers di RS Bhayangakra Surbaya beberapa saat lalu.

Jenazah kedua yang berhasil diidentifikasi, jelasnya, adalah jenazah berlabel peti B022 atas nama Toni Limanksita. Ia adalah seorang laki-laki berusia 42 tahun asal Surabaya.


"Ia diidentifikasi dengan menggunakan metode primer berupa sidik jari identik antara post mortem dan antem mortem serta data sekunder dan properti yang terakhir dikenakannya saat boarding," kata Arthur.

Kemudian Jenazah yang ketiga yang berhasil diidentifikasi adalah jenazah berlabel peti B021 atas nama Lim Yan Koen. Ia adalah seorang laki-laki berusia 61 tahun asal Surabaya

"Jenazah terakhir asalah Yongki Jou, laki-laki berusia 53 tahun asal Surabaya. Jenazah dengan label B029 itu diidentifikasi dengan data primer sidik jari dan sejumlah data sekunder," tandasnya.

Dengan demikian, telah ada 13 jenazah korban yang telah berhasil diidentifikasi sejak pekan lalu.

Pihak rumah sakit pun segera melakukan upacara penyerahan jenazah ke pihak AirAsia dan diberikan kepada keluarga untuk segera dikebumikan. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya