Berita

Hukum

Pengamat: Apa Maunya KPK Ungkit Lagi BLBI

SENIN, 05 JANUARI 2015 | 14:47 WIB | LAPORAN:

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta untuk tidak mempolitisir kasus-kasus korupsi lama.

Kalau pun ada kasus lama yang belum diselesaikan lebih baik dikerjakan ketimbang sebatas gembar-gembor belaka yang hanya akan merusak iklim investasi.

Demikian pendapat pakar hukum ekonomi dari Universitas Indonesia, Erman Rajagukguk kepada wartawan di Jakarta, Senin (5/1).


"Contoh yang paling nyata itu kasus BLBI. Tidak ada angin tidak ada hujan, tiba-tiba KPK mengangkat kembali kasus itu dengan memeriksa kembali orang-orang  yang dianggap tahu.Ada apa dengan KPK? Kasus ini  kan secara hukum sebenarnya sudah selesai. Ada MSAA, ada release dan discharge dan ada surat keterangan lunas atau SKL. Semua sudah dipenuhi dan itu keputusan pemerintah saat itu. Untuk apa lagi diungkit-ungki lagi?," ujar Erman.

Apalagi ujarnya, KPK mengungkit kasus-kasus seperti BLBI hanya berdasarkan asumsi-asumsi belaka. Jika memang KPK memang memiliki bukti-bukti tentunya kasus itu ini sudah selesai sejak lama.

"Ini kan harus dibuktikan dan diteliti lebih dalam," tekannya.

Erman mengatakan, memasuki masyarakat ekonomi Asean tahun 2015 ini sangat diperlukan kepastian hukum. Kalau KPK selalu membuat hukum gonjang ganjing tanpa kepastian maka Indonesia sebagai negara akan dipertanyakan oleh negara-negara lain dan terutama para invenstor.

"Jangan selalu membangkitkan batang yang sudah terendam. Masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan KPK ketimbang selalu mengungkit-ungkit masa lalu. Lebih baik KPK fokus saja mencegah agar korupsi tidak  merajalela.KPK jangan jadikan hal lama hanya untuk menutupi ketidakmampuannya membongkar kasus-kasus baru. Mana janji KPK untuk membongkar mafia migas yang sampai saat ini masih belum tersentuh?," tegas Erman.

Sebelumnya Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto kembali menyatakan bahwa lembaga antikorupsi itu masih mendalami penyelidikan terhadap kasus dugaan korupsi pemberian Surat Keterangan Lunas (SKL) BLBI. Bambang pun optimis penyelidikan yang difokuskan pada salah satu obligor BLBI yaitu Mantan Pemilik BDNI, Sjamsul Nursalim tersebut akan membuahkan hasil.

"Prosesnya sedang jalan semua. Anggoro saja lima tahun akhirnya itu dapat (ditangkap) juga. Jadi harus terus optimis," kata Bambang Widjojanto, di Jakarta, Rabu (24/12).

Bambang sendiri belum bisa memastikan kapan akan menghadirkan Sjamsul ke KPK untuk dimintai keterangan oleh penyidik. Syamsul sendiri saat ini dikabarkan masih berada di Singapura.[wid]

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK-PPATK Diminta Pastikan Harta AHY dan Ibas dari Sumber Halal

Senin, 06 Juli 2026 | 17:38

UPDATE

Rayakan HUT Perusahaan Lewat Santunan Anak Yatim

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:59

Polisi Geledah Rumah terkait Kasus Dugaan Korupsi Kejagung, 74 Kg Emas Diamankan

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:40

Ketahanan Energi Indonesia Masih Pincang Tanpa Ada Cadangan Strategis

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:12

Polisi Geledah 12 Titik Kasus Korupsi, Rumah Mewah Jampidsus Tidak Termasuk

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:50

Peradi Profesional Catat Rekor Kerja Sama dengan 112 Perguruan Tinggi

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:45

IPW Dukung Polri Usut Dugaan Korupsi di Lingkungan Kejagung

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:26

Yogyakarta dan Takdir Dirgantara

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:01

Kritik terhadap Pemerintah Bagian dalam Kehidupan Demokrasi

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:41

Pertamina Berdayakan Difabel Kampung Rajut Inspirasi Green Warrior Bandung

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:18

Polisi Sita Uang Miliaran Rupiah Usai Geledah Kafe dan Money Changer di Cipete

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:14

Selengkapnya