Berita

Olahraga

APSI: Pelatih Harus Tahu Isi Kontraknya

MINGGU, 04 JANUARI 2015 | 12:55 WIB | LAPORAN:

Para pelatih diimbau harus mempelajari dulu isi kontrak secara detil sebelum melakukan penandatanganan dengan klub yang bersangkutan.

"Bila perlu minta waktu dan pelajari dulu agar dikemudian hari tidak terjadi kesalahan atau masalah," ujar  Ketua Asosiasi Pelatih Sepakbola Indonesia (APSI), G.H Sutedjo di Jakarta.

Mengetahui isi kontrak sangatlah penting agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. "Pelatih harus tahu betul isi kontraknya. Bila kurang memahami kami sebagai Asosiasi Pelatih akan selalu siap membantu karena kami juga memiliki pengacara yang pasti tahu betul soal hukum," jelasnya.


Dia menyebut selama ini APSI masih kurang dimanfaatkan oleh para pelatih. Padahal pihaknya tidak pernah meminta apa-apa dari mereka.

"Sebetulnya kalau para pelatih bisa memanfaatkan kami tidak akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," paparnya.

"Ironisnya bila mereka ada masalah justru baru datang ke kami. Inilah yang terjadi dan kami tidak bisa apa-apa meskipun tetap membantunya," ujar Tedjo yang enggan menyebutkan siapa pelatih itu.

Dia berharap pada kompetisi mendatang hal-hal seperti itu tidak terjadi lagi. Pelatih juga harus lebih mempersiapkan dirinya dan memperbanyak ilmunya agar pelatih-pelatih lokal tidak kalah dengan pelatih asing.

Mereka juga harus belajar terus minimal meningkatkan lisensinya.Apalagi Operator kompetisi Liga Super Indonesia, PT Liga Indonesia, memberikan syarat soal lisensi pelatih di LSI. Sebagai kasta tertinggi, klub diwajibkan memiliki pelatih berlisensi A AFC. Persoalannya, masih banyak klub LSI yang menggunakan jasa pelatih berlisensi di bawah standar tersebut. Dan hanya sedikit yang berlisensi A AFC sesuai yang disyaratkan PT LI.

"Ini penting agar tidak terjadi lagi seperti yang dialami Persib Bandung setelah menjuarai ISL mereka harus mencari pelatih lagi yang lisensinya A AFC," tambahnya.

APSI juga berniat akan membuat penyegaran pelatih agar di masa-masa mendatang mereka lebih siap untuk bersaing dengan pelatih-pelatih asing."Kita akan bikin di paruh musim terutama pada saat Kompetisi istirahat," jelasnya.[wid]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya