Berita

Anas Al-Liby/bbc

Dunia

Jelang Pengadilan, Terduga Dalang Penyerangan Kedubes AS 1998 Tutup Usia

SABTU, 03 JANUARI 2015 | 18:14 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Seorang pelaku terorisme yang diduga merupakan salah seorang pemimpin kelompok militan al-Qaeda meninggal pada Jumat (2/1), beberapa hari sebelum ia diadili di pengadilan New York.

Pria yang diketahui bernama Abu Anas al-Liby itu meninggal di rumah sakit pada usia 50 tahun. Ia ditangkap dalam penyergapan di Tripoli Libya pada Oktober tahun 2013 lalu karena diduga terlibat dalam penyerangan di Kedutaan Besar Amerika Serikat di Kenya dan Tanzania tahun 1998 lalu.

Liby sendiri sebenarnya telah dijadwalkan akan menjalani persidangan atas serangan yang menewaskan 220 orang itu pada tanggal 12 Januari mendatang.


Liby yang memiliki nama asli Nazih Abdul-Hamed al-Ruqai itu sebelumnya membantah semua tuduhan terorisme yang dilayangkan kepadanya.

Menanggapi kematian Liby, sang istri, Um Abdullah, seperti dimuat Associated Press (Sabtu, 3/1) menuding pemerintah Amerika Serikat telah melakukan penculikan, penganiayaan dan pembunuhan kepada suaminya yang tidak bersalah. Liby sendiri digua meninggal karena komplikasi setelah melakukan operasi hati.

Setelah penangkapannya, Liby ditahan oleh pasukan komando AS pada tanggal 5 Oktober 2013 dan diinterogasi di sebuah kapal perang AS sebelum akhirnya diserahkan kepada agen FBI. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya