Berita

ilustrasi/net

Dunia

Sepanjang 2014, Tingkat Kelahiran Bayi di Jepang Makin Menyusut

JUMAT, 02 JANUARI 2015 | 17:11 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Tingkat kelahiran di Jepang tercatat mengalami penyusutan pada tahun 2014.

Menurut data dari Kementerian Kesehatan Jepang, sepanjang tahun 2014, ada sekitar 1.001.000 kelahiran bayi. Jumlah tersebut berkurang lebih dari 9 ribu angka kelahiran di tahun 2013.

Penyusutan angka kelahiran bayi itu, seperti dimuat BBC (Jumat, 2/1), diketahui telah terjadi di Jepang selama empat tahun berturut-turut.


Bila hal itu terus terjadi, sejumlah pakar memprediksi bahwa tahun 2050 mendatang, tingkat populasi di negeri sakura bisa menurun drastis, mencapai 97 jiwa, atau sekitar 30 juta jiwa lebih rendah dari tingkat populasi yang ada saat ini.

Penyusutan itu tentu saja dapat memberikan pengaruh negatif bagi Jepang. Pasalnya, penurunan jumlah orang yang berusia antara 15-24 tahun bisa turut berimbas pada penurunan potensi pertumbuhan GDP Jepang.

Bukan hanya itu, penyusutan populasi juga bisa membahayakan sistem kesejahteraan soasial lainnya.

Proporsi orang yang berusia 65 tahun atau lebih di Jepang diperkirakan dapat mencapai 40 persen dari populasi pada tahun 2060 mendatang. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya