Berita

ilustrasi/net

Hukum

Polda Papua Kejar Pelaku Penembakan Dua Anggota Gegana dan Satpam PTFI

JUMAT, 02 JANUARI 2015 | 16:30 WIB | LAPORAN:

Kepolisian Daerah Papua dan jajarannya dari Polres Mimika melakukan pengejaran terhadap pelaku penyerangan yang menewaskan dua Anggota Detasemen Gegana Brimob dan seorang petugas keamanan PT Freeport, Papua.

Kedua korban tersebut diketahui bernama Riyan Hariansah dan Bripda M Adpriadi serta seorang satpam PT Freeport, Suko Miartono.

‎"Kemungkinan kelompok kriminal bersenjata yang selama ini melakukan gangguan dan penembakan kepada masyarakat serta anggota TN Polri,"ungkap Kadiv Humas Polri Irjen, Irjen Ronny F Sompie di Mabes Polri, Jumat (2/1).


Ronny menjelaskan, korban ditemukan meninggal dunia saat melakukan pengamanan di PT tersebut.

"Anggota Gegana melakukan patroli dengan menggunakan kendaraan QRF menuju Kampung Binti sampai Kampung Uikini. Kemudian sekitar pukul 21.00 WIB (Kamis, 1/1), anggota diserang orang tak dikenal yang berjumlah 5 orang," jelasnya

Ronny menambahkan, dari peristiwa tersebut, pelaku juga membawa kabur 2 pucuk senjata api jenis stayer milik anggota. Sementara korban dilarikan ke Rumah Sakit Tembaga Pura, Papua.

"Dua Anggota Polri ini akan dikirimkan ke rumah orangtua melalui Polda setempat, dan security diserahkan sepenuhnya kepada perusahaan dan selanjutnya untuk diserahkan kepada keluarga," tuturnya.

Bribda Adriandi sendiri diketahuimengalami luka bacok di bagian kanan, luka tusuk di perut, leher dan jari kanan putus. Sementara Bripda Ryan Hariansyah mengalami luka tusuk perut, luka tembak di lehar dan tangan kanan putus. Sedangkan satpam, mengalami luka tusuk di leher, perut dan luka tembak di bagian punggung.

"‎Tiga jenazah dilakukan otopsi dan olah TKP untuk menemukan selongsong peluru penembak," pungkasnya. [mel]

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK-PPATK Diminta Pastikan Harta AHY dan Ibas dari Sumber Halal

Senin, 06 Juli 2026 | 17:38

UPDATE

Rayakan HUT Perusahaan Lewat Santunan Anak Yatim

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:59

Polisi Geledah Rumah terkait Kasus Dugaan Korupsi Kejagung, 74 Kg Emas Diamankan

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:40

Ketahanan Energi Indonesia Masih Pincang Tanpa Ada Cadangan Strategis

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:12

Polisi Geledah 12 Titik Kasus Korupsi, Rumah Mewah Jampidsus Tidak Termasuk

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:50

Peradi Profesional Catat Rekor Kerja Sama dengan 112 Perguruan Tinggi

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:45

IPW Dukung Polri Usut Dugaan Korupsi di Lingkungan Kejagung

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:26

Yogyakarta dan Takdir Dirgantara

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:01

Kritik terhadap Pemerintah Bagian dalam Kehidupan Demokrasi

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:41

Pertamina Berdayakan Difabel Kampung Rajut Inspirasi Green Warrior Bandung

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:18

Polisi Sita Uang Miliaran Rupiah Usai Geledah Kafe dan Money Changer di Cipete

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:14

Selengkapnya