Berita

susaningtyas/net

Sikap Ambigu dan Dialog dengan Tokoh Separatis Papua Belum Tentu Selesaikan Persoalan

JUMAT, 02 JANUARI 2015 | 11:46 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Kebijakan untuk menangani persoalan di Papua kerap ambigu, terutama ketika menghadapi Organisasi Papua Merdeka (OPM). Dan sepertinya, ada perbedaan treatment ketika menghadapi teroris yang ada di daerah lain, dengan cap agama tertentu.

Demikian disampaikan pengamat militer dan intelijen, Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati. Pernyataan Susaningtyas ini terkait dengan kesiapan Mabes TNI mengikuti semua kebijakan politik yang direncanakan Pemerintah, termasuk dengan rencana dialog antara pemerintah pusat dengan berbagai kelompok masyarakat di Papua, yang juga bahkan mau melibatkan kelompok-kelompok separatis yang ada di Papua dan luar negeri.

Susaningtyas mengingatkan, pemerintah dan aparat harus berhati-hati kepada tindakan desepsi yang dilakukan oleh kelompok-kelompok gelap. Untuk mengatasi persoalan Papua ini, perlu juga pendekatan dari sisi budaya dan ekonomi, dari hulu sampai hilir. Hulu persoalannya adalah masalah kesejahteraan atau ekonomi, yang kemudian menjadi embrio persoalan.


"Seharusnya ada terobosan baru dalam mengelola Papua. Bagaimana percepatan ekonomi, pendidikan maupun kesejahteraan mereka dapat dilaksanakan dengan kondisi geografis Papua yang relatif sulit. Jadi pendekatan keamanan adalah akibat dari sebab sebagai embrionya," kata Susaningtyas kepada Kantor Berita Politik beberapa saat lalu (Jumat, 2/1).

Susaningtyas juga mengingatkan, adalah tidak bijak bila pendekatan yang digunakan melulu berkelindan dalam domain keamanan saja. Pertanyaan yang juga harus dijawab, apalah misalnya LSM-LSM maupun kekuatan politik lokal yang mungkin saja memiliki kekuatan intelijen sandhiyudha di Papua apa sudah diadakan treatment. Lalu bagaimana dengan rolling prajurit di papua.

"Berapa bulan sekali? Karena secara psykologis mereka juga harus dilihat. Belum lagi HIV dan Malaria yang menyerang prajurit. Data perbandingan antara jumlah TNI dan separatis setiap berapa waktu diupdate? Darimana senjata yang dimiliki sipil?" tegas Nuning, begitu Susaningtyas disapa.

Secara geopolitik dan geososial, Nuning melanjutkan, Papua berbeda dengan Timtim maupun Aceh. Di Timtim misalnnya ada tokoh sentral seperti Xanana Gusmao maupun Jose Ramos-Horta. Pun demikian di Aceh ada Teuku Hasan Tiro.

"Di Papua, bila kita dalam posisi ambigu melakukan pendekatan ke tokoh-tokoh separatis belum tentu selesaikan masalahnya. Karena geoculture di Papua wilayah pantai dan pegunungan berbeda sekali. Mereka punya tokoh adatnya masing-masing," tegas Nuning.

Nuning menilai kompleksitas persoalan tentang Papua memang memprihatinkan. Termasuk di dalamnya terdapat aksi-aksi kekerasan bersenjata terhadap aparat dan warga sipil. Karena itu, perlu diadakan pembahan bersama jajaran Polhukam untuk menginisiasi gagasan baru dalam rangka mencari solusi komprehensif tentang masalah Papua, secara damai dan bermartabat dalam bingkai NKRI. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

NATO Turun Gunung Usai Trump Mau Tarik 5 Ribu Pasukan dari Jerman

Minggu, 03 Mei 2026 | 00:03

Komdigi Dorong Sinergi Penegakan Hukum Ruang Digital

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:45

Wamenkeu soal Purbaya Masuk RS: Insya Allah Sehat, Doakan Saja!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:32

Negosiasi Berjalan Buntu, Trump Tuding Iran Tidak Punya Pemimpin Jelas

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:19

Pernyataan Amien Rais di Luar Batas Kritik Objektif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:51

Sekolah Tinggi, Disiplin Rendah: Catatan Hardiknas

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:38

Aktivis 98: Pernyataan Amien Rais Tidak Cerminkan Intelektual

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:18

Wakil Wali Kota Banjarmasin Dinobatkan Sebagai Perempuan Inspiratif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:48

KAI Pasang Pemasangan Palang Pintu Sementara di Perlintasan Jalan Ampera

Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:34

Paguyuban Tak Pernah Ideal, Tapi Harus Berdampak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:52

Selengkapnya