Berita

Inilah Tiga Penyebab Pramuka Ditinggalkan

RABU, 31 DESEMBER 2014 | 18:07 WIB | LAPORAN:

Sudah saatnya generasi muda mulai tingkat SD hingga perguruan tinggi mengikuti pramuka bukan karena dipaksa. Generasi muda mengikuti pramuka karena di dalamnya ada nilai-nilai yang bisa membuat daya keratifitas mereka akan negara ini tersalurkan.

"Makanya kita lakukan revitalisasi dan re-branding pramuka agar eskul pramuka jadi favorit. Bukan mereka dipaksa buat beli baju pramuka dan ikut di dalamnya. Jadi saat kita tanya seorang anak jawabannya ikut pramuka karena dipaksa tidak ada lagi," kata Andalan Nasional Bidang Perencanaan, Pengembangan dan Kerjasama Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Arie Rukmantara kepada wartawan di Jakarta, Rabu (31/12)

Menurut Arie ada tiga faktor penting yang membuat pramuka terus ditinggalkan. Padahal anggota pramuka secara nasional sudah mencapai 21 juta.


Pertama, adalah faktor sejarah. Pramuka, kata Arie, sudah lama terlena karena selalu dimanja oleh pemerintah. Apalagi sejak orde baru, pramuka memang selalu didikung oleh seluruh birokrasi pemerintah. Bahkan presiden saat orde baru adalah dewan pembina pramuka.

"Jadi pramuka itu sekan-akan gifted. Jadi semua menggampangkan pramuka. Kreatifitas tidak ada lagi karena pemikiran seperti itu," ujar Ari.

Kedua, yakni kwartir nasional sampai cabang pramuka tidak pernah melakukan komunikasi dengan pihak lain. Sifat ekslusif pramuka ini, kata Arie, salah satu faktor yang membuat pramuka tidak diminati.

"Misalnya pramuka buat acara naik gunung, kami buat ya sesama anggota pramuka saja. Padahal banyak organisasi anak muda khususnya pencinta alam yang bisa diajak. Kita tidak pernah promosikan pramuka," sebutnya.

Ketiga, pramuka masih belum bisa menunjukkan sosok profesionalisme yang sudah berhasil berkat pelatihan pramuka. Pramuka akhirnya dianggap satu kegiatan yang tidak ada manfaat dan bahkan tak mendatangkan kekayaan.

"Padahal banyak CEO ataupun orang-orang besar yang punya latarbelakang latihan pramuka. Mereka ini harus kita munculkan," tambah Arie.

Target kwartir nasional saat ini, menurut Arie, adalah fokus pada sosialisasi dan pembenahan terhadap pramuka. Semua organisasi pramuka dari tingkat pusat dan daerah harus berbenah.

"Kita juga akan ubah pramuka tak lagi berbasis sekolah, tapi daerah atau masjid atau kota. Misalnya satuan karya pramuka jangan kaku hanya di sekolah. Tapi bisa satuan karya bertani, parkour atau kegiatan multimedia, menulis dan fotografi atas nama pramuka," ujarnya.

Dalam jangka waktu dekat yakni 2015, kwartir nasional akan menargetkan sosialisasi dan pembenahan ini akan terlihat. "Pada saat 2045, atau usia anak muda meningkat dan alami bonus demografi, pramuka bisa menjawab tantangan Indonesia hadapi global," demikian Arie. [rus]

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

DPR Minta Pengusaha Klub Malam Jangan Beri Ruang Peredaran Narkoba

Selasa, 09 Juni 2026 | 02:09

Telkom Bersama KIP Dukung Literasi Keterbukaan Informasi Publik

Selasa, 09 Juni 2026 | 01:45

Buku ‘Presiden Solusi’ Ulas Rekam Jejak Transformasi Prabowo

Selasa, 09 Juni 2026 | 01:20

Ratifikasi ILO C188 Jangan Ulangi Kesalahan Implementasi MLC 2006

Selasa, 09 Juni 2026 | 01:01

Miris! Purbaya Belum Siapkan Insentif buat Pedagang Tahu Tempe

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:42

Keanu Bantah Terima Duit Penipuan Jemaah Umrah Hanania

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:16

Ketum PPP Mardiono Dilaporkan ke Polisi, Dugaan Pemalsuan Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:12

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Bupati Muara Enim Dkk Langsung Digiring ke KPK Usai Terjaring OTT

Senin, 08 Juni 2026 | 23:45

Segel Gerai Tiffany & Co Dibuka Usai Sepakat Bayar Denda Rp97,49 M

Senin, 08 Juni 2026 | 23:16

Selengkapnya