Berita

Dunia

Pakar Penerbangan Heran QZ8501 Terbang ke Arah Awan Cumulonimbus

RABU, 31 DESEMBER 2014 | 17:16 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Permintaan pilot pesawat AirAsia QZ8501 yang jatuh di Selat Kalimata dekat perairan Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah untuk berbelok arah dan menaikkan ketinggian pesawat dilakukan untuk menghindari cuaca buruk berupa awan cumulonimbus.

Menurut pakar penerbangan, seperti dilansir Daily Mail,  pilot senior biasanya memang menghindari area yang dikenal dengan sebutan "pakbrik badai" seperti yang dihadapi oleh QZ8501 sebelum akhirnya jatuh terhempas ke laut.
 
Pimpinan Strategic Aviation Solutions, Neil Hansford justru heran mengapa QZ8501 menuju awan tersebut. Karena sebagian besar penerbangan biasanya mengambil jalur di sekeliling awan tersebut demi menghindari kejadian yang tak diinginkan.


QZ8501 diketahui sempat menghilang dari kontak dalam perjalanannya dari Surabaya menuju Singapura sebelum akhirnya ditemukan dalam bentuk puing dan jasad. Pesawat tersebut diketahui membawa total 162 orang yang terdiri dari 155 penumpang dan 7 orang awak pesawat. Hingga saat ini, teori soal jatuhnya pesawat adalah karena cuaca buruk. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya