Berita

amien rais/net

KONGRES PAN

Pernyataan Amien Rais Ketua Umum PAN Hanya Satu Kali Harus Dibaca Secara Kontekstual

RABU, 31 DESEMBER 2014 | 12:08 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Bila kader memahami pola pikir serta gerak langkah politik Amien Rais selama ini, maka tidak ada yang salah dengan pernyataan Amien Rais bahwa Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) hanya menjabat satu kali periode.

"Amien Rais sebagai tokoh demokrasi yang juga lokomotif reformasi selama ini selalu mengatakan beliau dalam day to days politic selalu menempatkan langkah dan gerak politiknya dalam konteks high politic," kata Ketua Bidang Politik DPP Garda Muda Nasional (GMN), Muhamad Adnan, dalam keterangan beberapa saat lalu (Rabu, 31/12).

Artinya, lanjut Adnan, pernyataan seperti ini tidak bisa diliat dari kaca mata dan analisis yang bersifat tekstual saja tetapi perlu dipahami situasi yang bersifat kontekstualnya. Artinya juga, pernyataan ini harus dipahami dari seorang tokoh pendiri partai yang dihormati seluruh kader dalam rangka menciptakan keseimbangan politik dari dua poros besar hari ini yaitu kubu Hatta Rajasa dan kubu Zulkifli Hasan.


"Munculnya dua poros besar ini tentu saja menimbulkan riak-riak dan gesekan baik di di daerah maupun di pusat antara masing masing tim pemenangan," tegas Adnan.

Menurut Adnan, keinginan Amin Rais ini harus dibaca dalam konteks keseimbangan politik tersebut. Jadi tidak ada niat untuk menghalangi setiap kader untuk tampil menjadi calon ketua umum apalagi sosok Hatta adalah salah satu dari tiga sosok yang sangat dihormatinya.

"Hatta dengan sosoknya yang tawadhu juga tidak pernah menempatkan kubu kompetitor sebagai lawan yang harus disingkirkan dan dihabisi dengan segala cara karena mereka semua adalah saudara yang tentu saja sama berkeinginan untuk membesarkan partai," demikian Adnan. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

NATO Turun Gunung Usai Trump Mau Tarik 5 Ribu Pasukan dari Jerman

Minggu, 03 Mei 2026 | 00:03

Komdigi Dorong Sinergi Penegakan Hukum Ruang Digital

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:45

Wamenkeu soal Purbaya Masuk RS: Insya Allah Sehat, Doakan Saja!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:32

Negosiasi Berjalan Buntu, Trump Tuding Iran Tidak Punya Pemimpin Jelas

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:19

Pernyataan Amien Rais di Luar Batas Kritik Objektif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:51

Sekolah Tinggi, Disiplin Rendah: Catatan Hardiknas

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:38

Aktivis 98: Pernyataan Amien Rais Tidak Cerminkan Intelektual

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:18

Wakil Wali Kota Banjarmasin Dinobatkan Sebagai Perempuan Inspiratif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:48

KAI Pasang Pemasangan Palang Pintu Sementara di Perlintasan Jalan Ampera

Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:34

Paguyuban Tak Pernah Ideal, Tapi Harus Berdampak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:52

Selengkapnya