Berita

fadli zon/net

Fadli Zon: Hadapi 2015 dengan Rasa Prihatin!

RABU, 31 DESEMBER 2014 | 11:46 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Tradisi secara umum, tahun baru selalu disambut oleh pesta suka cita dengan gegap gempita. Namun kini, menjelang 2015, sebaiknya bangsa Indonesia patut prihatin atas situasi nasional yang tengah dan akan dihadapi oleh masyarakat Indonesia.

"Di berbagai sektor kita patut prihatin," Wakil Ketua DPR, Fadli Zon, kepada Kantor Berita Politik beberapa saat lalu (Rabu, 31/12).

Misalnya, Fadli memberi contoh, di tengah masyarakat dunia menikmati penurunan harga BBM karena harga minyak dunia turun, masyarakat Indonesia justru mengalami nasib sebaliknya, dan harga BBM naik 30 persen. Di saat yang sama, harga-harga kebutuhan pokok dan transportasi  juga naik. Sementara  di sisi lain, pendapatan masyarakat tidak mengalami perbaikan.


"Daya beli masyarakat turun. Masyarakat terbebani biaya BBM, harga sembako dan harga kebutuhan lainnya," ungkap Fadli.

Fadli melanjutkan, kondisi ekonomi makro juga mengkhawatirkan. Nilai rupiah semakin melemah, atau tepatnya 12.500 rupiah per dolar AS. Belum lagi tarif dasar listrik untuk pengguna 1300 watt yang direncanakan akan naik per Januari 2015.

Pemerintah memandang pengguna 1300 watt sudah termasuk kelompok masyarakat mewah. Padahal, jelas Fadli, kebanyakan konsumen 1300 watt adalah kelas menengah ke bawah, yang migrasi dari 900 watt. Jika TDL jadi dinaikkan, maka ini menjadi kado awal tahun bagi rakyat.

"Saat ini bangsa kita juga tengah berduka atas musibah jatuhnya pesawat Air Asia yang memakan banyak korban. Baru ditemukan sejumlah jenazah korban, dan kini tahap evakuasi korban. Atas situasi ini, kiranya tahun 2015 ini perlu kita hadapi dengan rasa prihatin. Jangan sampai kita larut dalam suka cita namun lupa bahwa masih banyak masalah yang dihadapi bangsa ini," demikian Fadli. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

NATO Turun Gunung Usai Trump Mau Tarik 5 Ribu Pasukan dari Jerman

Minggu, 03 Mei 2026 | 00:03

Komdigi Dorong Sinergi Penegakan Hukum Ruang Digital

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:45

Wamenkeu soal Purbaya Masuk RS: Insya Allah Sehat, Doakan Saja!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:32

Negosiasi Berjalan Buntu, Trump Tuding Iran Tidak Punya Pemimpin Jelas

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:19

Pernyataan Amien Rais di Luar Batas Kritik Objektif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:51

Sekolah Tinggi, Disiplin Rendah: Catatan Hardiknas

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:38

Aktivis 98: Pernyataan Amien Rais Tidak Cerminkan Intelektual

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:18

Wakil Wali Kota Banjarmasin Dinobatkan Sebagai Perempuan Inspiratif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:48

KAI Pasang Pemasangan Palang Pintu Sementara di Perlintasan Jalan Ampera

Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:34

Paguyuban Tak Pernah Ideal, Tapi Harus Berdampak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:52

Selengkapnya