Berita

Hukum

Franz Magnis dan Nasaruddin Umar Dampingi Pansel Wawancarai Cakim MK

SELASA, 30 DESEMBER 2014 | 11:30 WIB | LAPORAN:

Lima calon Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) dari unsur lembaga eksekutif, mengikuti tes wawancara tahap II hari ini (Selasa, 30/12). Bertempat di kantor Sekretariat Negara, Jakarta, para calon hakim MK harus bisa menunjukkan kelebihannya di hadapan tujuh orang Panitia Seleksi (pansel).

Para calon hakim tersebut adalah I Dewa Gede Palguna (Dosen Hukum Tata Negara di Fakultas Hukum Universitas Udayana), Imam Anshori Saleh (Komisioner Komisi Yudisial), Yuliandri (Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Andalas), Aidul Fitriaciada Azhari (Dosen Universitas Muhammadiyah Surakarta) dan Indra Perwira (Dosen Fakultas Hukum Universitas Padjajaran).

Selain pansel hakim MK bentukan presiden Joko Widodo, tampak mantan Wakil Menteri Agama Nasaruddin Umar dan budayawan  Franz Magnis Suseno hadir sebagai penyeleksi para calon yang mengikuti tes wawancara tahap II Cakim MK.


Ketua Pansel, Saldi Isra, mengatakan kehadiran dua profesor itu untuk mendalami pertanyaan tujuh orang pansel. Proses wawancara digelar secara terbuka untuk umum.

"Profesor Franz dan Profesor Nasaruddin Umar sudah hadir untuk menjadi tamu yang mendalami wawancara," kata Ketua Pansel Saldi Isra kepada wartawan di Gedung III Sekretariat Negara, Jakarta Pusat, Selasa (30/12)

Selanjutnya kata Saldi, pada 4 hingga 5 Januari 2015, pihaknya akan melakukan rapat final memutuskan satu nama yang akan diserahkan kepada Presiden.[wid]

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK-PPATK Diminta Pastikan Harta AHY dan Ibas dari Sumber Halal

Senin, 06 Juli 2026 | 17:38

UPDATE

Rayakan HUT Perusahaan Lewat Santunan Anak Yatim

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:59

Polisi Geledah Rumah terkait Kasus Dugaan Korupsi Kejagung, 74 Kg Emas Diamankan

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:40

Ketahanan Energi Indonesia Masih Pincang Tanpa Ada Cadangan Strategis

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:12

Polisi Geledah 12 Titik Kasus Korupsi, Rumah Mewah Jampidsus Tidak Termasuk

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:50

Peradi Profesional Catat Rekor Kerja Sama dengan 112 Perguruan Tinggi

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:45

IPW Dukung Polri Usut Dugaan Korupsi di Lingkungan Kejagung

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:26

Yogyakarta dan Takdir Dirgantara

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:01

Kritik terhadap Pemerintah Bagian dalam Kehidupan Demokrasi

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:41

Pertamina Berdayakan Difabel Kampung Rajut Inspirasi Green Warrior Bandung

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:18

Polisi Sita Uang Miliaran Rupiah Usai Geledah Kafe dan Money Changer di Cipete

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:14

Selengkapnya