Berita

John Howard/net

Dunia

Mantan PM Australia: Tsunami Aceh Jadi Titik Balik Hubungan Baik dengan Indonesia

JUMAT, 26 DESEMBER 2014 | 12:18 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Bencana tsunami yang melanda Aceh tahun 2004 lalu ikut berkontribusi dalam memperbaiki hubungan Australia dan Indonesia.

"Saya tahu bahwa ini bukanlah bencana biasa," kata mantan Perdana Menteri Australia John Howard dalam sebuah wawancara untuk memperingati 10 tahun tsunami Aceh yang dipublikasikan pada Jumat (26/12) seperti dikabarkan AFP.

Pasalnya, perlu diketahui bahwa hubungan Australia dan Indonesia berada pada fase yang buruh di tahun-tahun sebelum terjadinya bencana tsunami. Hal itu disebabkan oleh kemerdekaan Timor Timur tahun 1999 dan teror bom Bali tahun 2002 di mana ada 88 warga Australia yang menjadi korban tewas.


Namun ketika tsunami menghantam Aceh, Australia menjadi salah satu negara yang ikut membantu dalam proses penanganan hingga pemulihan pasca bencana.

"Kami mengalokasikan satu miliar dolar Australia untuk paket bantuan bagi Indonesia. Itu adalah kontribusi bantuan tunggal terbesar dalam sejarah Australia," sambung Howard yang pada saat tsunami Aceh terjadi madih menduduki kursi Perdana Menteri Australia.

Bantuan tersebut agaknya menjadi titik balik hubungan bilateral kedua negara. Howard menyebut, pasca tsunami, tepatnya tahun 2005, Presiden Indonesia saat itu Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan ucapan terimakasih kepada Australia atas bantuannya dalam bencana tsunami tersebut. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya