Berita

Hukum

Demokrat: Hukuman Mati Tidak Membuat Jera

KAMIS, 25 DESEMBER 2014 | 15:01 WIB | LAPORAN:

. Kejaksaan Agung memastikan tetap melakukan eksekusi mati terhadap pelaku pidana narkoba kategori bandar atau gembong.

Ketua DPP Partai Demokrat Didi Irawadi Syamsuddin cukup mengapresiasi langkah Kejagung untuk melakukan hukuman mati tersebut. Namun ia menekankan perlu ada prinsip kehati-hatian.

"Kalau seumur hidup atau akumulatif itu lebih berat. Kita juga tidak ingin ada WNI yang dihukum mati di negara lain, hukuman mati tidak membuat jera," ujar Didi saat berbincang dengan wartawan, Kamis (25/12).


Alasan mantan anggota Komisi III DPR ini kurang sepaham dengan hukuman mati adalah, bisa saja dalam proses hukuman seumur hidup ada rasa tertekan bagi terpidana, dan mereka mempunyai kesadaran untuk membuka jaringan lebih luas. "Kalau hukuman mati, jaringan berhenti," ujar dia.

Meski begitu, lanjut Didi, bagi gembong dan bandar narkoba kelas berat memang perlu dihukum mati. Namun, kalau masih ada pimpinannya perlu dicari dan dibongkar.

"Hukuman mati kejahatan tidak hilang. Saya rasa yang penting sistem diperkuat. Aparat diberi tanggung jawab besar. Daripada eksekusi, pencegahan perlu ditekankan," pungkasnya. [rus]

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Rayakan HUT Perusahaan Lewat Santunan Anak Yatim

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:59

Polisi Geledah Rumah terkait Kasus Dugaan Korupsi Kejagung, 74 Kg Emas Diamankan

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:40

Ketahanan Energi Indonesia Masih Pincang Tanpa Ada Cadangan Strategis

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:12

Polisi Geledah 12 Titik Kasus Korupsi, Rumah Mewah Jampidsus Tidak Termasuk

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:50

Peradi Profesional Catat Rekor Kerja Sama dengan 112 Perguruan Tinggi

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:45

IPW Dukung Polri Usut Dugaan Korupsi di Lingkungan Kejagung

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:26

Yogyakarta dan Takdir Dirgantara

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:01

Kritik terhadap Pemerintah Bagian dalam Kehidupan Demokrasi

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:41

Pertamina Berdayakan Difabel Kampung Rajut Inspirasi Green Warrior Bandung

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:18

Polisi Sita Uang Miliaran Rupiah Usai Geledah Kafe dan Money Changer di Cipete

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:14

Selengkapnya