Berita

as'ad said ali/net

Dukungan Kepada As'ad Ali Jadi Kepala BIN Semakin Menguat

RABU, 24 DESEMBER 2014 | 15:24 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Sebagai institusi negara, ke depan, Badan Intelijen Negara (BIN) harus memperkuat demokratisasi di Indonesia. Karena itu ke depan perlu Kepala BIN yang berlatarbelakang sipil, yang memahami arti dan paradigma demokrasi secara utuh.

"Karena dasar itu juga, Prodem mendukung As'ad Said Ali sebagai Kepala BIN mendatang," kata Sekjen Jaringan Aktivis Pro-Demokrasi (Prodem), Firman Tendry, kepada Kantor Berita Politik beberapa saat lalu (Rabvu, 24/12).

Bukan itu saja dasar dukungan Prodem. Selain karena latar belakang sipil, lanjut Tendry, As'ad juga memiliki pengalaman di bidang intelijen. As'ad masuk ke dalam BAKIN sejak tahun 1982-1999, dan sejak 2001 menjabat sebagai Wakil Kepala BIN selama 9 tahun di era Presiden Abdurahman, Presiden Megawati dan Presiden SBY.


Hal lain yang juga jadi dasar dukungan kepada As'ad, masih kata Tendry, karena dia adalah juga Wakil Ketua Umum PB Nahdlatul Ulama (NU), yang merupakan ormas terbesar di Indonesia. Dengan demikian, As'ad memahami dinamika gerakan Islam di Indonesia.

Tendry yakin, As'ad bisa menjelaskan dan mehami relasi agama dengan terorisme yang sejatinya merupakan dampak dari berbagai kebijakan dan menjadi korban ketidakadilan global.

"As'ad tidak akan mengekor kepada negara-negara adikuasa dalam hal memerangi terorisme," demikian Tendry.

Belakangan ini, dukungan kepada As'ad Said Ali sebagai kepala BIN di Pemerintahan Jokowi-JK semakin ramai diperbincangkan. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

NATO Turun Gunung Usai Trump Mau Tarik 5 Ribu Pasukan dari Jerman

Minggu, 03 Mei 2026 | 00:03

Komdigi Dorong Sinergi Penegakan Hukum Ruang Digital

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:45

Wamenkeu soal Purbaya Masuk RS: Insya Allah Sehat, Doakan Saja!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:32

Negosiasi Berjalan Buntu, Trump Tuding Iran Tidak Punya Pemimpin Jelas

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:19

Pernyataan Amien Rais di Luar Batas Kritik Objektif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:51

Sekolah Tinggi, Disiplin Rendah: Catatan Hardiknas

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:38

Aktivis 98: Pernyataan Amien Rais Tidak Cerminkan Intelektual

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:18

Wakil Wali Kota Banjarmasin Dinobatkan Sebagai Perempuan Inspiratif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:48

KAI Pasang Pemasangan Palang Pintu Sementara di Perlintasan Jalan Ampera

Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:34

Paguyuban Tak Pernah Ideal, Tapi Harus Berdampak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:52

Selengkapnya