Berita

rancangan pembangunan pelabuhan cilamaya/net

Dunia

Pelabuhan Cilamaya Bisa Bantu Tekan Kemacetan Jakarta

SELASA, 23 DESEMBER 2014 | 17:48 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Di tengah pembahasan serta kontroversi soal pembangunan Pelabuhan Cilamaya di Jawa Barat, Duta besar Jepang untuk Indonesia Yasuaki Tanizaki menegaskan bahwa pelabuhan itu merupakan proyek penting yang bisa memberikan banyak manfaat bagi Indonesia.

Pasalnya, kata Tanizaki, pelabuhan utama di Tanjung Priok Jakarta saat ini telah melebihi kapasitas (over capacity). Kendati ada rencana perluasan, namun hampir bisa dipastikan, beberapa tahun ke depan Tanjung Priok akan kembali mengalami over capacity karena pelabuhan itu dijadikan pusat pengiriman barang.   

"Pembangunan Pelabuhan Cilamaya menjadi penting karena selain bisa mengatasi over capacity, Cilamaya juga bisa membantu mengurangi kemacetan di Jakarta akibat aktivitas angkut dan pengiriman barang," sambungnya ketika berkunjung ke redaksi Rakyat Merdeka Jakarta beberapa saat lalu (Selasa, 23/12).


Karena itulah ia mendorong agar rencana pembangunan tersebut bisa segera teralisasi dengan dukungan dari swasta. Tanizaki juga menekankan bahwa Jepang siap memberikan bantuan untuk pembangunan proyek tersebut.

"Pinjaman dari Jepang memiliki batas waktu pengembalian dana yang cukup panjang, yakni selama 25 tahun dengan suku bunga yang rendah sebesar 0,8 persen," tandasnya. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya