Berita

Duta besar Jepang untuk Indonesia Yasuaki Tanizaki/rmol

Dunia

Dubes Jepang Beberkan Alasan Investor Tertarik Tanam Modal di Indonesia

SELASA, 23 DESEMBER 2014 | 17:20 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Indonesia merupakan salah satu negara yang paling menarik bagi investor-investor Jepang untuk menanamkan modalnya.

Menurut Duta besar Jepang untuk Indonesia Yasuaki Tanizaki, ada sejumlah alasan yang menjadi pertimbangan para investor negeri sakura untuk berinvestasi di Indonesia.

"Pertama adalah karena stabilitas politik yang ada di Indonesia. Hal itu penting bagi menunjang implementasi bisnis," kata Tanizaki ketika bertandang ke kantor redaksi Rakyat Merdeka sore tadi (Selasa, 23/12).


Selain itu, tambah Tanizaki, hal lain yang juga menjadi pertimbangan adalah soal situasi keamanan di Indonesia yang dinilai mumpuni dan mendukung pelaksanaan bisnis para investor.

"Pertimbangan lainnya adalah soal stabilitas ekonomi serta penegakkan hukum yang diterapkan di Indonesia. Itu bisa memberikan imbas baik bagi perkembangan bisnis di Indonesia," sambungnya.

Lebih lanjut, Tanizaki yang baru menduduki kursi duta besar Jepang di Indonesia sejak 20 September lalu itu juga mengapresiasi hubungan baik kedua negara yang telah terjalin baik hingga saat ini.

"Hubungan people to people, budaya, serta bisnis antar kedua negara berjalan amat baik," tuturnya.

Tanizaki juga mengaku bahwa pihaknya telah mempersiapkan sejumlah agenda untuk lebih memperluas hubungan bilateral kedua negara, terutama dalam bidang kemaritiman dan juga infrastruktur dengan pemerintahan baru di Indonesia. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya