Berita

ahmad basarah/net

CALON HAKIM MK

Ahmad Basarah: Pansel Tinggal Coret Saja Nama Hamdan Zoelva

SELASA, 23 DESEMBER 2014 | 14:42 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Sikap Hamdan Zoelva yang menolak tahapan seleksi hakim Mahkamah Konstitusi (MK) sangat disayangkan. Padahal seharusnya Hamdan Zoelva, sebagai Ketua Hakim MK, memahami aturan dan patuh taat pada aturan.

"Ternyata Hamdan bersikap jauh dari sifat seorang negarawan," kata anggota Komisi III dari Fraksi PDI Perjuangan, Ahmad Basarah, kepada Kantor Berita Politik beberapa saat lalu (Selasa, 23/12).

Basarah mengingatkan, Keputusan Presiden Jokowi membentuk Pansel dan memberikan mandat Pansel untuk melakukan seleksi terhadap calon hakim konstitusi adalah semata-mata melaksanakan perintah Pasal 24C ayat (3) UUD 1945 dan UU MK yang memerintahkan rekruitmen hakim MK dilaksanakan secara transparan dan partisipatif.


"Karena itu alasan Hamdan sebab ia sudah pernah ikut seleksi adalah kurang tepat mengingat kondisi tahun 2010 jelas berbeda dengan saat ini dimana integritas seseorang tentu bisa saja berubah," tegas Basarah.

Ditambah lagi, lanjut Basarah, saat Hamdan ikut seleksi dulu, dia diusulkan oleh Presiden SBY. Tentu saja kriteria pada waktu itu berbeda dengan saat ini dimana Presidennya adalah Joko Widodo yang tentunya ingin calon hakim MK adalah orang-orang yang sesuai dengan kriteria yang ditentukannya.

"Terkait dengan sikap Hamdan Zoelva yang menolak seleksi, maka Pansel sesuai aturan yang ditetapkan tinggal mencoret Hamdan Zoelva dari daftar calon yg akan diusulkan ke Presiden mengingat yang bersangkutan tidak mengikuti aturan seleksi yang telah diputuskan oleh Presiden dan Pansel," demikian Basarah. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

NATO Turun Gunung Usai Trump Mau Tarik 5 Ribu Pasukan dari Jerman

Minggu, 03 Mei 2026 | 00:03

Komdigi Dorong Sinergi Penegakan Hukum Ruang Digital

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:45

Wamenkeu soal Purbaya Masuk RS: Insya Allah Sehat, Doakan Saja!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:32

Negosiasi Berjalan Buntu, Trump Tuding Iran Tidak Punya Pemimpin Jelas

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:19

Pernyataan Amien Rais di Luar Batas Kritik Objektif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:51

Sekolah Tinggi, Disiplin Rendah: Catatan Hardiknas

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:38

Aktivis 98: Pernyataan Amien Rais Tidak Cerminkan Intelektual

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:18

Wakil Wali Kota Banjarmasin Dinobatkan Sebagai Perempuan Inspiratif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:48

KAI Pasang Pemasangan Palang Pintu Sementara di Perlintasan Jalan Ampera

Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:34

Paguyuban Tak Pernah Ideal, Tapi Harus Berdampak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:52

Selengkapnya