Berita

sby/net

SBY Masih Diperlukan untuk Kokohkan Soliditas Demokrat

SENIN, 22 DESEMBER 2014 | 10:22 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Meski Partai Demokrat baru akan menggelar hajatan kongres bulan Maret 2015 mendatang, namun tampaknya siapa yang akan menjadi ketua umum sudah bisa ditebak. Susilo Bambang Yudhoyono hampir dipastikan akan melenggang ke kursi ketua umum tanpa ada pesaing kuat.

Hampir semua pengurus daerah partai berlambang mercy ini, sepakat mendukung pencolanan SBY. Kader-kader Demokrat sepertinya tidak ingin ada kader lain di luar SBY untuk memimpin Demokrat lima tahun mendatang.

Pengamat komunikasi politik, Ari Junaedi, melihat kehadiran SBY di Demokrat sama dan sebangun dengan sosok Megawati di PDI Perjuangan. Dua-duanya diperlukan untuk mengokohkan soliditas partai dan mempersiapkan kaderisasi agar turbulensi politik tidak menggoyahkan partai.


"Pasti SBY tidak akan rela Demokrat jatuh ke pihak yang tidak kompeten. Pengalaman Demokrat yang acak-ablak selama dikomandani Anas Urbaningrum tentu menjadi pembelajaran yang berharga bahgi SBY," kata Ari kepada Kantor Berita Politik beberapa saat lalu (Senin, 22/12).

Menurut pengajar Program Pascasarjana Universitas Indonesia (UI) ini, SBY pun juga sadar bila saat ini Demokrat juga krisis kader-kader yang mumpuni. Sementara menyorong Ibas ke tampuk ketua umum juga tidak realistis karena masih hijaunya pengalaman Ibas di politik.

"Demikian juga mendorong Syarrif Hasan atau Marzukie Allie juga riskan karena potensi munculnya kasus di kemudian hari. Sama juga dengan membackup pencalonan Ani Yudhoyono juga buruk bagi citra keluarga Cikeas," beber Ari Junaedi, yang juga dosen di Magister Ilmu Komunikasi Universitas Diponegoro (Undip) Semarang ini. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

NATO Turun Gunung Usai Trump Mau Tarik 5 Ribu Pasukan dari Jerman

Minggu, 03 Mei 2026 | 00:03

Komdigi Dorong Sinergi Penegakan Hukum Ruang Digital

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:45

Wamenkeu soal Purbaya Masuk RS: Insya Allah Sehat, Doakan Saja!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:32

Negosiasi Berjalan Buntu, Trump Tuding Iran Tidak Punya Pemimpin Jelas

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:19

Pernyataan Amien Rais di Luar Batas Kritik Objektif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:51

Sekolah Tinggi, Disiplin Rendah: Catatan Hardiknas

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:38

Aktivis 98: Pernyataan Amien Rais Tidak Cerminkan Intelektual

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:18

Wakil Wali Kota Banjarmasin Dinobatkan Sebagai Perempuan Inspiratif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:48

KAI Pasang Pemasangan Palang Pintu Sementara di Perlintasan Jalan Ampera

Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:34

Paguyuban Tak Pernah Ideal, Tapi Harus Berdampak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:52

Selengkapnya