ilustrasi/net
ilustrasi/net
"Pasca berakhirnya kerjasama Indonesia dengan IMF, selanjutnya rencana pembentukan OJK dilanjutkan pembiayaannya oleh Asian Development Bank (ADB)," kata peneliti Indonesia for Global Justice (IGJ), Salamuddin Daeng, dalam keterangan beberapa saat lalu (Senin, 22/12).
Pada tahun 2001, jelas Salamuddin, ADB memberikan dukungan konsultasi dalam merumuskan kerangka kelembagaan dan hukum untuk menetapkan OJK melalui TA3620-INO senilai TA3620-INO (Development of a Financial Services Supervisory Institution) senilai 1,7 juta dolar AS yang disetujui pada 12 Januari 2001.
Populer
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Sabtu, 25 April 2026 | 05:15
Sabtu, 25 April 2026 | 02:37
Kamis, 23 April 2026 | 12:34
Minggu, 26 April 2026 | 11:05
Kamis, 23 April 2026 | 01:30
Senin, 27 April 2026 | 03:59
UPDATE
Minggu, 03 Mei 2026 | 00:03
Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:45
Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:32
Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:19
Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:51
Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:38
Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:18
Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:48
Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:34
Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:52