Pecatur nasional GM Susanto Megaranto optimistis mampu menjuarai turnamen catur cepat Real Good Christmas Cup 2014 yang digelar 20-21 Desember 2014 di Jakarta. Kendati demikian, dia tidak mau menganggap remeh lawan yang dihadapi.
Pecatur yang bergelar GM ketujuh bagi Indonesia ini sukses melibas lima lawan-lawannya. Lawan yang terakhir dikalahkan pria yang memiliki seorang putri ini adalah MN Ekon Suprianto. Susanto berhasil menang tempo waktu yang berselisih satu setengah menit.
Sebenarnya, Susanto memiliki nilai lima, sama dengan IM Sean Winshad Chuendi yang pada babak kelima menumbangkan FM Anjas Novita. Kendati demikian dia unggul total langkah kemenangan lebih sedikit dibandingkan Sean.
"Peluang saya jadi juara ajang ini cukup besar. Kendati demikian, saya tak boleh lengah karena lawan lainnya, termasuk empat GM top lain juga bisa menjadi ganjalan," katanya saat ditemui di Jakarta.
Anggapan Susanto tak salah. Ajang ini juga diikuti tiga GM putra lain yaitu GM Ardiansyah, GM Herman Suradiredja, dan GM Cerdas Barus. Sepanjang rangkaian hari pertama Susanto juga menaklukkan GM putri Medina Warda Aulia.
Hari Minggu (21/12) akan mempertandingkan enam babak, sebab secara keseluruhan turnamen catur kilat lima menit ini menghidangkan 11 babak. Turnamen catur kilat ini diikuti 362 pecatur yang akan memperebutkan total hadiah Rp 56 juta.
Sebelumnya, pada acara pembukaan Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia GM Utut Adianto mengatakan kalau pihaknya sangat berharap Menpora Imam Nahrawi tidak segan-segan mendukung pengembangan catur, demi peningkatan dan pembinaan cabang olahraga strategi otak ini.
"Olahraga catur ini relatif murah, dan banyak peminatnya serta para pemainnya mudah diatur, maka kami berharap Menpora menjadi penggerak cabang olahraga ini," jelas Utut saat pembukaan turnamen catur kilat Real Good Christmas Cup 2014.
Staf Ahli Bidang Sumber Daya Keolahragaan Menpora Tunas Dwidharto, yang hadir mewakili Menpora Imam Nahrawi pada pembukaan turnamen catur kilat itu mengatakan para pecatur harus memperhatikan asupan gizi sebagai pendukung penampilan saat bermain catur.
"Gizi sangat penting bagi atlet, pecatur jangan mengantuk ketika sedang bertanding," tutur Tunas mantan Deputi III semasa Menpora Andi Mallarangeng ini.
[wid]