Berita

ilustrasi/net

Politik

Golkar Butuh Munaslub Bernuansa Rekonsiliasi

MINGGU, 21 DESEMBER 2014 | 12:53 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Konflik di internal Golkar terus berlarut. Kubu Agung Laksono mengajukan syarat ketat jika dilakukan islah, sementara kubu Aburizal Bakrie menganggap konflik harus diselesaikan lewat meja hijau.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (Depina) Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) Erwin Ricardo Silalahi berpandangan guna mengatasi keterbelahan Golkar mau tidak mau Golkar mesti melakukan Munas Luar Biasa (Munaslub) bernuansa rekonsiliasi.

"Munaslub Golkar mesti digelar secepat-cepatnya untuk mengantisipasi dan menyongsong penyelenggaraan Pilkada pada tahun 2015 di lebih dari 200 daerah baik tingkat kabupaten/kota maupun provinsi," kata Erwin dalam keterangannya kepada Kantor Berita Politik .


"Apabila Golkar gagal menyatukan diri kembali, maka sangat mungkin Golkar tidak bisa mengusung calon-calonnya dalam kontestasi Pilkada di seluruh Indonesia," sambung dia.

Bila Munaslub bernuansa rekonsiliasi jadi digelar, Erwin mengingatkan Ical tidak lagi maju sebagai calon ketua umum, mengingat sudah terbukti gagal memimpin Golkar.  Salah satu kegagalan politik terbesar Ical adalah saat dirinya  gagal menjadi capres, kemudian terpaksa mendukung Prabowo Subianto dari Partai Gerindra.

"Memang demikianlah seharusnya fatzun politik berlaku. Karena telah gagal memimpin Golkar, maka dia tidak boleh lagi maju menjadi calon ketua umum pada Munas rekonsiliasi. Apalagi keberadaannya sendiri jelas-jelas sudah menjadi sumber masalah bagi Golkar," tukasnya.[dem]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

CELIOS Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 | 14:13

Penambahan Komando Teritorial Berpotensi Seret TNI ke Politik Praktis

Rabu, 22 April 2026 | 14:05

Mega Syariah Bukukan Akuisisi Dana Pihak Ketiga Rp709 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 14:01

Prabowo Bakal Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 | 13:49

Konsumsi BBM Harus Bijak di Tengah Gejolak Harga

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

Komisi X DPR Sesalkan Dugaan Kecurangan Peserta UTBK Undip

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

YLKI Sebut Pajak Tol Salah Sasaran dan Memberatkan Rakyat

Rabu, 22 April 2026 | 13:38

IHSG Sesi I Terkoreksi ke Level 7.544 di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah

Rabu, 22 April 2026 | 13:24

Purbaya Pastikan Nasib Utang Whoosh Sudah Rampung

Rabu, 22 April 2026 | 13:10

Prabowo Jajaki Peluang Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

Rabu, 22 April 2026 | 12:58

Selengkapnya