Berita

fadli zon/net

Kota Bukittinggi Resmi Jadi Kota Perjuangan Setelah Diusulkan Fadli Zon

SABTU, 20 DESEMBER 2014 | 21:16 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengusulkan agar Kota Bukittinggi di Sumatera Barat disebut sebagai Kota Perjuangan. Bukan tanpa alasan, sebab Kota Perjuangan sangat sesuai dengan karakter masyarakat dan sejarah Kota Bukittinggi.

"Di kota inilah lahir Proklamator Bung Hatta, salah seorang founding fathers, pejuang dan tokoh bangsa yang gigih mempertahankan kedaulatan RI," kata Fadli Zon kepada Kantor Berita Politik RMOL beberapa saat lalu (Sabtu, 20/12).

Selain itu, jelas Fadli, Bukittinggi juga pernah menjadi Ibukota Pemerintah Darurat Republik Indonesia (1949-1949). Di kota ini, perjuangan eksistensi RI dipertaruhkan melalui PDRI dan peristiwa bersejarah lainnya.


Masih kata Fadli, rekam jejak perjuangan mempertahankan eksistensi RI di Kota Bukittinggi juga terlihat pada peninggalan sejarah yang sampai saat ini masih ada. Sebut saja misalnya benteng Fort de Kock dan Jam Gadang, Lobang Jepang, Rumah Kelahiran Bung Hatta dan Istana Bung Hatta, Tugu Imam Bonjol, Tugu Perlawanan Rakjat Menetang Kolonialisme Belanda 15 Djuni 1908, Tugu Pahlawan Tak Dikenal dan Tugu Polwan.

"Juga ada Tugu Kenangan bagi Tentara Peladjar Jang Telah Gugur, dan Tugu Pendidikan Opsir Divisi X Banteng Sumatera Tengah," jelas Fadli.

Secara resmi, pada Jumat kemarin (19/12), bertepatan dengan upacara Peringatan Hari Bela Negara 2014 di Lapangan Wirabraja, Kota Bukittinggi, atas usulan dan gagasan Fadli Zon, akhirnya Kota Bukittinggi dicanangkan sebagai Kota Perjuangan. Upacara ini diikuti jajaran TNI, Polri, korps veteran, keluarga pejuang, DHD 45, Korpri, mahasiswa dan pelajar.

Dalam sambutannya, Walikota Bukittinggi H. Ismet Amzis juga menyampaikan terima kasih kepada Fadli Zon yang telah mengusulkan dan menggagas Kota Bukittinggi menjadi Kota Perjuangan. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

NATO Turun Gunung Usai Trump Mau Tarik 5 Ribu Pasukan dari Jerman

Minggu, 03 Mei 2026 | 00:03

Komdigi Dorong Sinergi Penegakan Hukum Ruang Digital

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:45

Wamenkeu soal Purbaya Masuk RS: Insya Allah Sehat, Doakan Saja!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:32

Negosiasi Berjalan Buntu, Trump Tuding Iran Tidak Punya Pemimpin Jelas

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:19

Pernyataan Amien Rais di Luar Batas Kritik Objektif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:51

Sekolah Tinggi, Disiplin Rendah: Catatan Hardiknas

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:38

Aktivis 98: Pernyataan Amien Rais Tidak Cerminkan Intelektual

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:18

Wakil Wali Kota Banjarmasin Dinobatkan Sebagai Perempuan Inspiratif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:48

KAI Pasang Pemasangan Palang Pintu Sementara di Perlintasan Jalan Ampera

Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:34

Paguyuban Tak Pernah Ideal, Tapi Harus Berdampak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:52

Selengkapnya