Berita

basuki/net

Sebaiknya Basuki Nyerah Saja Jadi Menteri PU

KAMIS, 18 DESEMBER 2014 | 23:32 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Secara etis, seharusnya Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono berkonsultasi dulu dengan Presiden Joko Widodo atau Wakil Presiden Jusuf Kalla terkait dengan penggunaan uang negara yang merupakan kewajiban pihak swasta.

"Kita berharap Menteri PU bertindak sebagai penyokong agenda efisiensi keuangan negara yang sudah digaungkan Pak Jokowi dan Pak JK. Bukan sebaliknya memerankan diri layaknya komisaris perusahaan swasta," kata Ketua Pusaka Trisakti, Rian Andi Soemarno, kepada Kantor Berita Politik beberapa saat lalu (Kamis, 18/12).

Pernyataan Rian ini terkait dengan niat Basuki Hadimuljono membeli aset PT Minarak Lapindo Jaya senilai Rp 781 miliar. Sikap Basuki ini sebagai lanjutan dari keputusan rapat koordinasi Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS), pada 24 September 2014 yang waktu itu Kementerian PU masih dipimpin oleh Menteri Djoko Kirmanto. Dana sebesar itu rencananya akan digelontorkan kepada para korban setelah pihak Minarak angkat tangan karena kesulitan keuangan.


JK pun kaget soal kabar pemerintah yang akan mengambil alih sebagian aset dalam Peta Area Terdampak (PAT) kasus lumpur Lapindo sebesar Rp 781 miliar dari PT Minarak Lapindo Jaya. Dan karena itulah, Pusat Kajian Trisakti, sebagai lembaga think-thank penyokong kabinet Jokowi-JK, pun angkat bicara.

Rian mengingatkan, sejak awal kasus Lapindo bukanlah kasus ganti rugi, tetapi jual beli tanah. Lapindo membeli tanah masyarakat yang terkena dampak lumpur di Peta Area Terdampak (PAT). Dan kini, Lapindo masih berutang 20 persen dari kewajibannya, dan bukan kemudian pemerintah cq rakyat yang harus membeli kembali aset Lapindo dengan anggaran negara dengan alasan bahwa Minarak Lapindo sudah kesulitan keuangan tidak bisa dijadikan dasar pemerintah membeli kembali.

"Apakah Pak Basuki sudah begitu hapal sekali keuangan Minarak Lapindo karena pernah ditugaskan di masa SBY menjadi Ketua Tim Nasional Penanggulangan Semburan Lumpur Sidoarjo (Timnas PSLS). Ini  menimbulkan kecurigaan publik apa ada udang di balik bakwan?" tandas Rian.

Rian pun menyarankan  Basuki secara pribadi bisa membentuk konsorsium swasta untuk menalangi pembelian aset Lapindo dari Minarak tersebut. Dan selanjutnya, jika negara sudah sukses membiayai banyak pelabuhan, jembatan, sekolah-sekolah dan fasilitas kesehatan dan masih ada kelebihan dana, mungkin pemerintah akan membeli kembali tanah dari konsorsium swasta tersebut.

"Visi Jokowi-JK menganggarkan dana maksimal di infrastruktur bukan berarti buat dihambur-hamburkan. Jika Minarak menyatakan nyerah soal Lapindo, sebaiknya Pak Basuki  menyatakan nyerah jadi Menteri PU, dibandingkan nyerahnya pada skuadron Abraham Samad," demikian Rian. [ysa]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya